Oknum Security RS Swasta di Bangli Kuras Isi ATM Rekan Kerjanya

Pelaku (kanan) beserta barang bukti kini diamankan di Mapolsek Bangli. (FOTO : Ist)

Beritabalionline.com – Oknum security salah satu rumah sakit swasta di Kabupaten Bangli, I Nengah Yoga Sentana Ari diamankan tim Opsnal Polsek Bangli, pada Rabu (3/6/2020). Pria asal Lingkungan Tegal suci, Kelurahan Kubu ini diamankan karena mencuri dan menguras isi kartu  ATM  milik rekan kerjanya I Gusti Komang Asmara Jaya (27) asal Banjar Pulung, Kelurahan Bebalang, Bangli.

Menurut Kapolsek, kejadiannya berawal korban pada  hari Senin (1/6/2020) sekira pukul 11.00 Wita bermaksud mengambil uang di ATM. Setelah dicek ternyata kartu ATM BRI yang disimpan di dalam dompetnya hilang.

”Korban kemudian melapor kehilangan kartu ATM ke pihak bank dengan tujuan ingin membuat kartu ATM yang baru,” ungkap Kompol Nengah Rata.

Setelah proses membuat kartu ATM selesai, selanjutnya korban mencetak transaksi di buku tabungan. Korban baru sadar kalau telah terjadi transaksi penarikan saldo sebesar Rp2.500.000 via mesin ATM BRI wilayah Bangli pada Senin (1/6/2020). Padahal, seingat korban terakhir melakukan penarikan pada hari Minggu 17 Mei lalu.

”Korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut  ke Polsek Bangli,” ungkap perwira asal Banjar Siladan, Bangli ini.

Mendapat  laporan, tim Opsnal Polsek Bangli langsung melakukan penyelidikan dengan berkoordinasi sama pihak bank untuk mempelajari rekaman CCTv. ”Setelah rekaman CCTv dipelajari kecurigaan petugas mengarah kepada seseorang yang tak lain adalah rekan kerja koban,” terang Kapolsek.

Selanjutnya tim Opsnal melakukan penyelidikan di rumah I Nengah Yoga Sentana Ari di lingkungan Tegal Suci Kelurahan Kubu, Bangli. Setelah dilakukan  interograsi, pelaku I Nengah Yoga Sentana Ari mengaku telah mengambil kartu ATM milik korban yang sempat jatuh di depan pos jaga.

BACA JUGA:  Usai Bobol Toko Handphone, Buruh Proyek Ditangkap Polisi

”Uang hasil curian digunakan pelaku untuk membayar angsuran di sebuah koperasi yang ada di Dusun Antugan, Desa Jehem, Tembuku,” demikian Kompol  Nengah Rata, seraya menambahkan, atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (tra)