Selundupkan 2 Kg Sabu, Wanita Pasangan Sejenis Dituntut 20 Tahun Bui

Terdakwa Putri Sinta dan Ikaria Rahmadhani. (FOTO : Sar/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Putri Sinta Liliana (28) dan Ikaria Rahmadhani (22) yang disebut sebut pasangan sejenis dan terjerat kasus narkoba dengan barang bukti sabu seberat 2 kilogram dan ekstasi sebanyak 800 butir, dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (2/6/2020), dituntut hukuman 20 tahun penjara.

Jaksa Eddy Arta Wijaya, menilai perbuatan terdakwa telah melawan hukum, menyediakan dan sebagai perantara narkotika sebagaimana tertuang dalam Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI No.35 tentang Narkotik.

“Memohon kepada majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada kedua terdakwa selama 20 tahun, serta pidana denda sebesar Rp.2 miliar atau digantikan penjara selama 1 tahun,” tuntut Jaksa yang dibacakan dalam sidang virtual di PN Denpasar.

Tuntutan itu dinilai setimpal mengingat keduanya sudah sampai lima kali menyelundupkan narkotik jenis sabu dari Medan ke Bali. Diterangkan JPU bahwa kedua wanita ini ditangkap saat melintas di Jalan Polonia, Tuban, Kuta, Kabupaten Badung, Senin (10/2/2020) lalu.

“Ketika dilakukan penggeledahan, ditemukan kardus ukuran sedang yang disimpan di bagian depan jok sepeda motor yang dikendarai terdakwa,” ungkap Jaksa dalam sidang yang dipimpin Hakim Koni Hartanto.

Saat dilakukan pemeriksaan, di dalam dus hanya berisi makanan ringan. Namun setelah lapisan kardus dibongkar, ditemukan sabu yang dikemas sedemikian rupa hingga sulit dilihat secara kasat mata.

“Dari lapisan kardus didapati plastik bening ditutup rapat dan dilem secara rapi. Plastik bening berisi sabu, dan setelah dilakukan penimbangan beratnya mencapai 837,66 gram netto,” kata Jaksa Kejati Bali ini.

Guna pengembangan kasus, keduanya digelandang ke kosnya di Jalan Tukad Musi, Denpasar Timur. Di sana petugas kembali menemukan sabu seberat 1 kilogram serta ratusan butir ekstasi dan pil happy five.

BACA JUGA:  Edarkan Sabu dan Ganja, WN Amerika Diganjar 9 Tahun Penjara

Hasil pemeriksaan, kedua terdakwa mengaku bahwa barang tersebut milik seseorang bernama Heri (lidik), narapidana LP Kerobokan. (sar)