Aniaya Wanita, Oknum Ormas Dibekuk Polisi saat Sembunyi di Kamar Mandi

Pelaku penganiayaan Made Tutik diamankan polisi. (FOTO : Ist)

Beritabalionline.com – Masih ingat sosok perempuan pemasang patung menyerupai Nyi Roro Kidul di kawasan Pantai Waterblow, Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung, Made Tutik Remaja (44) yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu? Wanita ini  menjadi korban penganiayaan oleh seorang oknum Ormas yang mengaku pacar korban.

“Akibat penganiayaan, kepala bagian belakang korban bengkak, pipi dan mata sebelah kiri juga bengkak dan memar,” terang Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, Selasa (2/6/2020) di Mapolresta Denpasar.

Pelaku penganiayaan yakni pacar korban bernama Ketut Widana (38). Pelaku disebut-sebut salah satu anggota Ormas di Bali.

Aksi penganiyaan bermula ketika pelaku melihat foto korban dan mantan suaminya di Facebook milik korban, pada Kamis (12/3/2020) sekira pukul 16.30 Wita.

Pelaku yang merasa cemburu menuduh korban berselingkuh dengan mantan suaminya. Kendati korban menjelaskan tidak pernah berselingkuh dengan mantan suaminya maupun dengan orang lain, pelaku tetap marah dan menganiaya korban.

“Pelaku lalu mendorong korban hingga menyebabkan kepala belakang korban terbentur tembok, kemudian pelaku memukul pipi kiri korban, setelah itu pelaku menendang perut korban sebanyak satu kali,” kata Kasat.

Tak terima, korban melaporkan peristiwa yang dialaminya ke kantor polisi. Sebulan lebih melakukan pencarian, polisi memperoleh informasi bahwa pelaku berada di seputaran Sesetan, Denpasar Selatan.

Pelaku akhirnya dapat dibekuk tim Resmob Satreskrim Polresta Denpasar yang dipimpin Kanit Jatanras Iptu Made Putra Yudhistira saat ia berada di kamar kosnya Jalan Pulau Bungin nomor 15, Denpasar Selatan, pada Sabtu (30/5/2020) sekitar pukul 13.00 Wita.

“Pelaku kita amankan saat bersembunyi di dalam kamar mandi kosnya. Hasil pemeriksaan, pelaku mengaku melakukan penganiayaan karena cemburu dengan korban,” ungkap Kompol Dewa Putu Anom. (agw)

BACA JUGA:  Cabuli Anak Dibawah Umur, Seorang Kuli Bangunan Terancam 15 Tahun Penjara