Buronan Kasus Pembobolan ATM di SPBU Buruan, Warga Aljazair Diringkus Polisi

WNA Aljazair yang bobol ATM di SPBU Buruan, Gianyar diamankan polisi. (FOTO : Ist)

Beritabalionline.com – Seorang buronan pembobolan ATM bernama Mirad Riad alias Philips (47) yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) Aljazair berhasil diringkus tim Resmob Polda Bali, di Jalan Taman Sari, Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Jumat (29/5/2020).

“Tim Resmob Polda Bali, telah berhasil melakukan penangkapan terhadap pencurian kotak uang di dalam mesin ATM,” ungkap Kasubdit III, Ditreskrimum Polda Bali, AKBP Ranefli Dian Candra, Di Denpasar, Sabtu (30/5/2020).

Tertangkapnya pelaku, berdasarkan laporan yang diterima polisi dan pemeriksaan saksi-saksi, pengecekan CCTV serta hasil keterangan dari para pelaku lainnya yang sudah diamankan sebelumnya.

Selanjutnya, polisi melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap buronan Mirad Riad dan berhasil ditangkap di Jalan Taman Sari Home, Nomor 61, kamar nomor 5, Kerobokan Kuta Utara, Jumat (29/5/2020) sekitar pukul 15.30 Wita.

Sementara barang bukti diamankan, uang lembaran seratus ribu berjumlah Rp 3.900.000, sebuah ATM Permata, sebuah ATM CIMB, satu unit pompa air hasil pembelian dari uang kejahatan, sebuah handphone Nokia warna biru, sebuah handphone Nokia warna hitam.

Kemudian, dari hasil interogasi pelaku telah mengakui melakukan pencurian dengan pemberatan di ATM SPBU Jalan Buruan, Gianyar, Bali, bersama rekannya Tri Ito Yudisarsoyo dan I Wayan Kontal yang sudah diamankan sebelumnya.

“Modus operandinya, pelaku bertugas masuk pertama ke ATM dan Langsung menutup CCTV dengan lakban. Tujuannya untuk memudahkan dua rekannya beraksi,” ujar AKBP Candra.

Seperti yang diberitakan, sebelumnya tim Resmob Polda Bali berhasil meringkus komplotan pembobol mesin ATM. Para pelaku tersebut bernama bernama Roni Firmansyah Maulana, Trio Ito Yudiarsoyo, dan I Wayan Kontal.

BACA JUGA:  Curi iPhone Milik Pedagang Buah, Setiawan Diciduk Polisi

“Modusnya, pelaku dengan berencana membongkar pintu brankas ATM dengan menggunakan anak kunci,” kata Kasubdit III Direskrimum Polda Bali AKBP Ranefli Dian Candra, Kamis (28/5/2020) lalu.

Peristiwa itu terjadi, pada Rabu (27/5/2020) sekitar pukul 06.17 Wita di sebuah ATM Bank di SPBU Buruan, Jalan By Pas Darma Giri Buruan, Gianyar, Bali.

“Akibat dari kejadian tersebut diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 600 juta dan melaporkan peristiwa ke SPKT Polda Bali,” imbuh AKBP Candra

Berdasarkan laporan itu, tim Resmob Polda Bali melakukan lidik dan olah TKP dan di hari yang sama polisi langsung menangkap tiga pelaku ditempat yang berbeda-beda di kawasan Denpasar, Gianyar dan Jimbaran.

“Dari hasil introgasi, terhadap ketiga pelaku semua telah mengakui telah melakukan pencurian dengan pemberatan dan ada satu pelaku OA (orang asing) ke warga negara Aljazair (bernama) Phillip yang masih belum di temukan keberadaannya (DPO),” ujar AKBP Candra. (itn)