Polisi Ingatkan Masyarakat Tak Hanya Pakai Masker saat Berkendaraan

Pemotor terciduk tak kenakan helm di kawasan Denpasar. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Belakangan terjadi fenomena unik di mana pengendara sepeda motor lebih mengutamakan memakai masker untuk mencegah Covid-19, namun tidak menggunakan helm saat berkendara di jalan raya.

“Padahal keduanya sangat penting, masker untuk mencegah penyebaran virus Corona, helm untuk melindungi cedera kepala fatal saat terjadi kecelakaan,” kata Kasat Lantas Polresta Denpasar AKP Adi Sulistyo Utomo, Jumat (29/5/2020) di Mapolresta Denpasar.

AKP Adi Sulistyo mengungkapkan, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Denpasar masih cukup tinggi.

Selama lima bulan atau dari bulan Januari hingga Mei 2020, terjadi sebanyak 208 kasus lakalantas. Kecelakaan didominasi para pengendara motor.

“Dalam kejadian tersebut, 36 orang meninggal dunia. Artinya, kematian akibat lakalantas jauh lebih tinggi jika dibandingkan kasus orang meninggal karena Covid-19 di Denpasar,” ucapnya.

Ditambahkan, sesuai Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pengendara sepeda motor diwajibkan menggunakan helm berstandar SNI selama berkendara di jalan raya.

Sehingga pihaknya kembali mengimbau kepada masyarakat agar tidak hanya memakai masker namun juga menggunakan helm saat berkendara. (agw)

BACA JUGA:  Mabuk, Mobil Pelajar Tabrak Pembatas Jalan dan Terbakar di Kuta