Wanita Paruh Baya Jadi Korban Perampokan, Anak Korban Enggan Melapor

Kapolsek Kuta Selatan AKP Yusak Agustinus Sooai. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Aksi perampokan berlangsung di kawasan Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Pelaku berjumlah dua orang membawa kabur uang tunai dan perhiasan milik korban berinisial L (60).

“Dari keterangan korban, pelaku saat beraksi membawa senjata tajam,” kata Kapolsek Kuta Selatan AKP Yusak Agustinus Sooai yang dikonfirmasi, Rabu (27/5/2020).

Peristiwa perampokan bermula ketika korban yang berada di rumah sendirian mendengar suara orang mengetuk pintu, Sabtu (23/5/2020) sekitar pukul 23.30 Wita.

Saat pintu dibuka, korban melihat dua orang asing dan langsung merangsek masuk ke dalam rumah. Karena melakukan perlawanan, pelaku menyekap korban dan membawa kabur uang dan perhiasan milik korban.

Anehnya, meski situasi di sekitar rumah korban ramai bahkan ada warga berada di Pos Pecalang, tidak ada satupun yang mendengar saat korban dirampok.

Usai beraksi, pelaku yang diduga mengendarai sepeda motor ini langsung kabur. Kejadian baru diketahui ketika anak korban bernama Lontoh pulang.

“Korban pada saat itu tidak berteriak, tidak lama setelah kejadian anaknya datang,” beber Kapolsek.

Kasus ini menjadi janggal karena anak korban sempat enggan melaporkan kasus ini ke kantor polisi dengan alasan ibunya selamat dan tidak mengalami luka-luka.

“Anak korban bernama Lonto mengatakan tidak usah dipermasalahkan, yang penting ibunya selamat. Tapi saya sampaikan bahwa kita tetap harus melakukan penyelidikan,” terang Kapolsek.

Usai menerima laporan secara resmi, Senin (25/5/2020), tim opsnal unit Reskrim Polsek Kuta Selatan melakukan penyelidikan guna mengungkap dan menangkap pelaku.

“Untuk kerugian dikatakan uang tunai Rp600 ribu dan gelang emas, anggota sedang bekerja untuk mengungkap kasus ini,” tegas AKP Yusak. (agw)

BACA JUGA:  Kuasa Hukum Minta Penahanan Teddy Raharjo Dialihkan Jadi Tahanan Kota