Operasi Pencarian Mau Berakhir, Nelayan Asal Jimbaran Belum Juga Ditemukan

Tim Basarnas melakukan pencarian nelayan yang hilang. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Memasuki hari ketujuh, nelayan asal Jimbaran bernama Made Dolpin (35) yang dilaporkan hilang saat mencari ikan di utara Perairan Water Blow, Nusa Dua, Badung belum ditemukan.

“Sampai saat ini operasi pencarian terhadap Made Dolpin masih dilakukan,” ujar Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmada, Selasa (26/5/2020) di Denpasar.

Darmada mengatakan, operasi pencarian melibatkan beberapa unsur terkait ditambah dengan keluarga dan warga setempat.

“Personel gabungan yang dikerahkan sebanyak 30 orang, ditambah keluarga dan warga setempat,” jelasnya.

Disinggung apakah operasi pencarian akan dihentikan lantaran operasi sudah memasuki hari ketujuh, hal itu kata Darmada akan dikomunikasikan dengan pihak keluarga korban.

“Nanti kita evaluasi dengan pihak keluarga,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, korban beralamat tinggal di wilayah Jimbaran, Kuta Selatan, Badung tengah mencari ikan seorang diri dengan menggunakan sampan, Rabu (20/5/2020).

Tiba-tiba ombak besar datang dan menghantam sampan miliknya. Korban sempat menghubungi rekannya untuk mencari bantuan.

Kantor Pencarian dan Pertolongam Denpasar (Basarnas Bali) yang menerima laporan mengerahkan 8 orang personel untuk melakukan pencarian.

“Saat kejadian kondisi gelombang di Perairan Water Blow cukup ekstrem, di mana tinggi gelombang mencapai 4 meter. Tak heran jika sampan yang dipakai korban bisa terbalik dihantam ombak tinggi,” paparnya.

Selain melakukan pencarian di tengah laut, tim SAR gabungan juga menyisir bibir pantai. Namun hingga memasuki hari terakhir operasi pencarian, korban belum juga ditemukan. (agw)

BACA JUGA:  Bupati Mahayastra Berharap Desa di Gianyar Kembangkan Destinasi Wisata Baru