Kapolresta Denpasar Sebut PKM Kurangi Gangguan Kamtibmas

Kapolresta Denpasar, AKBP Jansen Avitus Pandjaitan.

Beritabalionline.com – Kapolresta Denpasar, AKBP Jansen Avitus Pandjaitan menyatakan bahwa kebijakan Wali Kota Denpasar yang menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) memberikan dukungan terhadap pengurangan gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

Pelaksanaan PKM di Kota Denpasar bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat selama penanganan Covid-19. Sehingga masyarakat mulai terbiasa, khususnya dalam penggunaan masker, social distancing dan penerapan protokol kesehatan, kata Kapolresta di Denpasar, Senin (18/5/2020).

“Kita harus memastikan bahwa masyarakat yang berlalu lalang memiliki kepentingan yang jelas, selain mendisiplinkan masyarakat dengan membiasakan diri menggunakan masker dan protokol kesehatan,” jelasnya

Lebih lanjut dijelaskan, dengan pelaksanaan PKM yang telah berlangsung selama empat hari ini, pihaknya melihat secara umum gangguan kamtibmas terdapat penurunan, dimana masyarakat berperan serta memastikan bahwa semua disiplin dalam mengikuti arahan pemerintah.

“Prinsipnya adalah dari awal sudah kita jelaskan bahwa Polri dalam hal ini sangat mendukung. Dan saat Kepolisian RI sudah melaksanakan kegiatan operasi ketupat dan aman nusa, kami ada beberapa pos penyekatan dan pos pengamanan di empat titik lokasi,” terangnya

Jansen memastikan bahwa Polri yang bersinergi dengan Pemkot Denpasar telah melaksanakan tugas dengan baik. Sehingga, dari kegiatan ini diharapkan memastikan masyarakat disiplin serta dapat meminimalisir keresahan di masyarakat.

“Diharapkan masyarakat memahami makna PKM ini adalah untuk mendisiplinkan masyarakat dalam mencegah Covid-19. Karena hanya dengan bergotong royong atau bekerja sama seluruh elemen masyarakat wabah Covid-19 ini dapat kita atasi bersama,” paparnya.

Selain itu, dengan pelaksanaan PKM ini tentu dapat mempersempit peluang bagi mereka yang hendak menciptakan gangguan kamtibmas di masyarakat, imbuhnya.

Untuk diketahui, selain 70 personel yang sudah disiagakan, Polresta Denpasar juga menambah 34 personel untuk pelaksanaan patroli dan penjagaan di pos perbatasan

BACA JUGA:  Program Antar-Jemput Pasien Melayani 1.500 Warga Karangasem

“Mari kita bersama sama memastikan bahwa kita disipin dalam mengikuti anjuran pemerintah, sehingga kita mampu melawan Covid-19 ini,” saran Kapolresta. (rls)