Penyebab Terbakarnya Dua Eks Kapal Taiwan di Perairan Benoa Diduga dari Rokok Pemancing

Dua eks kapal ikan asal Taiwan yang terbakar tidak jauh dari Pelabuhan Benoa, Denpasar. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Polisi hingga saat ini belum dapat memastikan apa penyebab awal terbakarnya dua buah eks kapal pencari ikan asal Taiwan di Perairan Benoa, Denpasar.

“Dugaan sementara munculnya api hingga menyebabkan kebakaran berasal dari orang mancing membuang puntung rokok di sana,” jelas Kapolsek Kawasan Laut Benoa Kompol Abdus Salim saat dikonfirmasi, Sabtu (16/5/2020).

Saat peristiwa kebakaran berlangsung kata Kapolsek, eks kapal asing asal Taiwan tersebut dalam keadaan kosong.

“Nggak ada siapa-siapa di sana. Kapal sudah lama mati, tidak berisi mesin, tidak memiliki nama serta tidak diketahui siapa pemiliknya,” jelasnya.

Pascakebakaran, tim Labfor tiba di TKP guna melakukan penyelidikan. Namun petugas urung melakukan pengecekan karena badan kapal sudah lapuk.

Sehingga, kapal harus diangkat dan dibawa ke darat agar bisa diperiksa. Namun yang menjadi persoalan papar Kompol Abdus Salim, untuk mengangkat bangkai kapal asing membutuhkan biaya besar.

“Jadi sampai saat ini penyebab awal kebakaran kapal belum bisa diketahui,” ucap Kapolsek.

Diberitakan sebelumnya, dua buah kapal yang berada tidak jauh dari Pelabuhan Benoa, Denpasar terbakar, Senin (11/5/2020) sekitar pukul 19.15 WITA.

Asap tebal membumbung tinggi dan terlihat jelas dari dermaga barat selatan Pelabuhan Benoa saat kapal terbakar.

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Benoa menerangkan, kapal yang terbakar sudah lama parkir di areal perairan kolam Bandar Pelabuhan Benoa.

Meski jauh dari kapal lain, lima unit kapal salah satunya Taktical Boat Dit Polairud Polda Bali dikerahkan untuk memadamkan api. Kurang lebih satu jam, api berhasil dipadamkan.

“Tidak ada korban jiwa, untuk penyebab kebakaran belum diketahui,” jelas Kompol Abdus Salim. (agw)

BACA JUGA:  Bupati Suwirta Minta Pelaku Usaha di Klungkung Maksimal Salurkan Produk Lokal