Karantina Wilayah Berakhir, Dandim Bangli Apresiasi Warga Banjar Serokadan

Dandim 1626/Bangli, Letkol Inf Himawan Teddy Laksono. (foto : Agung W/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Isolasi selama 14 hari terhadap warga masyarakat Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli resmi berakhir. Hal itu setelah tidak lagi ditemukan kasus transmisi lokal penyebaran virus Corona.

“Sesuai dengan yang disampaikan Pak Sekda Provinsi Bali selaku Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, masa isolasi di wilayah Banjar Serokadan berakhir,” ujar Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Inf Himawan Teddy Laksono, Jumat (15/5/2020) di Bangli.

Selama 14 hari dilakukan isolasi atau karantina wilayah dan dinyatakan berakhir, Jumat (15/5/2020), warga Banjar Serokadan disebut sangat disiplin dan taat dengan imbauan petugas di lapangan.

Oleh karena itu, Dandim menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga masyarakat sehingga masa isolasi berjalan dengan baik sesuai harapan semua pihak.

“Kami juga menyampaikan terimakasih kepada Pak Camat, para relawan, pecalang, Linmas, Polri, Babinsa tokoh masyarakat di sana yang ikut bertanggungjawab dalam menjaga warganya,” ucap Dandim.

Ditambahkan pula oleh Dandim yang akrab disapa HTL ini, dengan berakhirnya isolasi maka pihaknya menutup dapur umum yang selama ini mensuplai makanan untuk warga.

Selama 14 hari masa karantina kata Dandim, dalam sehari personel Kodim Bangli menyiapkan 9.000 bungkus nasi. Nasi tersebut untuk makan 3.000 warga Banjar Serokadan dan sebagaian warga Desa Abuan.

“Nasi tersebut untuk sarapan pagi, makan siang dan makan malam untuk 3.000 warga. Jadi setiap hari kami di dapur umum menyiapkan sebanyak 9.000 porsi nasi,” jelas Dandim. (agw)

BACA JUGA:  Pasien COVID-19 Meninggal di Bali Bertambah Jadi 13 Orang, Positif 1.414, Sembuh 771