Bebas DB, Bupati Suwirta Edukasi Warga Budaya Hidup Bersih

Bupati Suwirta edukadsi masyarakat budayakan pola hidup PHBS untuk mewujudkan Klungkung bebas demam berdarah.(foto: ist)

Beritabalionline.com – Ditengah kepedulian dan gencarnya mengedukasi masyarakat upaya Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung terhadap  kewaspadaan terhadap perkembangan nyamuk Aedes Aegypti yang menyebabkan penyakit DBD  ditengah tengah  menangani pandemi wabah Virus Covid -19.

Untuk itu Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung menggalakkan pemberantasan sarang nyamuk serta karena saat memasuki musim hujan bisa  menyebabkan populasi nyamuk makin tidak terkendali.

Tentu saja hal ini  bisa menyebabkan terjangkitnya penyakit demam berdarah DBD ,sehingga menyebabkan resiko kematian sangat besar bagi masyarakat Klungkung.

Menyikapi banyaknya terjadi kasus demam berdarah saat ini, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta terus berupaya mengedukasi masyarakat untuk menggalakkan Pola Hidup Bersih dan sehat melalui program 3 M Plus untuk memberantas sarang nyamuk yang bisa terjadi belakangan ini.

Bupati Suwirta mengingatkan masyarakat karena tanpa disadari prilaku kita dirumah bisa membuat populasi nyamuk malah  meningkat.

“Mari kita berantas sarang nyamuk dan pastikan rumah dan lingkungan kita bersih dan sehat  agar tidak menjadi tempat bersarangnya dan berkembangnya nyamuk. Mengingat fogging tidak akan efektif kalau tidak disertakan PSN secara rutin dan 3 M Plus secara mandiri. Mari budayakan pola hidup PHBS untuk mewujudkan Klungkung bebas demam berdarah,” Ujar Bupati Suwirta mengedukasi masyarakat Klungkung Rabu (13/5/2020).

Terkait  kondisi yang menimpa masyarakat ditengah suasana Pandemi Covid 19 ini, ditemui Rabu(13/5) Kasi Promosi Pemberdayaan Masyarakat Promkes  UPTD Puskesmas Dinas Kesehatan Klungkung  I Ketut Ardana, SKM. Msi, terus berupaya melakukan dan mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan sekitar dengan prilaku Pola Hidup bersih dan sehat  agar masyarakat terhindar dari penyakit Demam Berdarah ini.

BACA JUGA:  Bupati Suwirta Kedepankan Edukasi Masyarakat untuk Konsisten Terapkan Protokol Kesehatan

“Untuk itu diharafkan masyarakat melakukan langkah 3 M Plus untuk menghindari penyakit demam berdarah. Untuk mencegah hal ini diharafkan masyarakat untuk melakukan gerakan 3 M Plus,” Ujar Ketut Ardana yang juga seorang seniman ini.

Lebih jauh dirinya menyatakan program 3 M Plus ini  dengan cara mencegah dengan menguras bak mandi atau penampungan bak air lainnya, kedua melakukan menutup tutuplah semua penampunangan air sehingga menghindari menjadi tempat nyamuk bertelur ditempat tersebut dan ketiga mengubur kuburlah barang barang bekas ditanah agar lingkungan tetap bersih dan tidak ada air yang tertampung dibarang bekas tersebut.

Seterusnya Plus gunakan kelambu saat tidur serta menggunakan obat anti nyamuk atau spray anti nyamuk dan tidak menggantung pakaian  dibelakang pintu serta yang terpenting lakukan fogging serta peliharalah ikan jika memiliki kolam ikan hal ini agar jentik jentik nyamuk dimakan oleh ikan yang dipelihara.

Ingat mencegah lebih baik dari pada mengobati mari lakukan gerakan 3 M Plus, untuk memberantas terjadinya penyakit demam berdarah ini, dinkes kab. Klungkung terus mengantisipasi untuk menekan kasus DBD dikabupaten  Klungkung.

“Untuk itu selain fogging dilakukan oleh puskesmas diwilayah kerjanya juga dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat dilingkungan banjar dengan gerakan  Menguras Menutup, dan Memanfaatkan barang bekas yang berpotensi sebagai tempat berkembangnya sarang nyamuk,” katanya. (rls)