Kasus Positif Covid-19 di Bali Terus Menurun, Jumlah Pasien Sembuh Bertambah 6 Orang

Perkembangan akumulatif kasus Covid-19 di Bali hingga Senin (11/5/2020).

Beritabalionline.com – Kasus positif Covid-19 di Bali terus menurun. Setelah sehari sebelumnya tercatat enam orang positif Covid-19 baru, Senin (11/5/2020) tercatat hanya bertambah tiga orang. Mereka terdiri dari dua orang PMI (Pekerja Migran Indonesia) dan seorang transmisi lokal, sehingga per Senin 11 Mei 2020 di Bali tercatat 314 orang positif Covid-19.

Sekretaris Daerah Provinsi Bali selaku Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra juga menjelaskan, jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 total tercatat 210 orang, atau bertambah enam orang pada Senin 11 Mei 2020.

“Jumlah pasien yang meninggal sejumlah 4 orang, dan jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) sebanyak 100 orang berada di 10 rumah sakit dan dikarantina (Bapelkesmas dan BPK Pering,” ucap Dewa Indra.

Ia juga menjelaskan jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi imported case, untuk transmisi lokal sejumlah 119 orang. Hal ini berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya. Untuk itu, sekali lagi, dalam menekan kasus transmisi lokal maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini.

Dewa Made Indra juga meminta pengertian masyarakat untuk mematuhi peraturan dan lebh baik tetap di tempat. Masyarakat Bali yang akan mudik lebih baik mempertimbangkannya. Pengetatan ini tidak hanya dilakukan Pemprov Bali namun juga pemerintah daerah lain juga melakukan hal yang sama. Untuk itu sebaiknya tidak mudik tetap di tempat.

“Begitu pula krama Bali di luar daerah khususnya di daerah yang melakukan PSBB atau daerah zona merah dimohon tetap di tempat jangan dulu pulang ke Bali. Kepulangan krama Bali bisa berdampak negatif pada Anda, keluarga dan masyarakat Bali, karena kita tidak tahu jika  kita terinfeksi atau tidak sampai  dilakukan tes. Untuk itu masyarakat Bali diminta tetap tinggal di tempat dulu kecuali  ada hal yang sangat penting atau mendesak,” ujarnya. (tra)

BACA JUGA:  Bupati Gianyar Intruksikan Pecat Oknum Pegawai Pemalsu Akta Perceraian