Dishub Gianyar Rancang BLT Bagi Sopir Angkutan Siswa

Angkuta Siswa gratis di Gianyar.(foto: ist)

Beritabalionline.com – Para sopir angkot di Kabupaten Gianyar, sempat menikmati ‘manis’ pendapatan, sejak Pemkab Gianyar mengadakan program angkutan siswa gratis.

Namun ditengah Pademi Covid-19 sebanyak 184 supir angkutan siswa gratis untuk sisea di Gianyar sudah tidak mengangkut penumpang sejak siswa belajar di rumah.

Kondisi ini mendapat perhatian dari Dishub Gianyar, dengan mengupayakan sebagian supir mendapat BLT. Kadishub Gianyar, I Wayan Suamba, Senin (11/5/2020) menyebutkan supir tersebut diupayakan mendapat BLT dari pemerintah.
“Kamis sudah melakukan koordinasi dengan Dirlantas Polri, dari 184 supir yang mendapat bantuan sebanyak 66 supir,” jelas Wayan Suamba. Dikatakannya lagi, akan diupayakan agar sebagian supir bisa tercover bantuan BLT. Karena diyajikininya, ada supir yang sudah tercover bantuan baik dadi desa atau kabupaten atau bantuan lainnya.
Wayan Suamba menyebutkan masih mendata supir-supir tersebut agar tidak mendapat bantuan dobel. “Kami sedang mendata, agar supir tidak menerima bantuan dobel, kalau sudah masuk BLT atau PKH,maka otomatis tifak didaftarkan,” Jelas Suamba.
Hal ini agar bantuan pemerintah tepat sasaran dan memberikan bantuan kepada yang sepantasnya mendapat bantuan,” Jelasnya lagi. Karena diyajikininya, ada supir yang sudah tercover bantuan baik dadi desa atau kabupaten atau bantuan lainnya.
Dikatakannya, pendapatan supir sangat menurun drastis dan hanya bisa mengangkut barang dagangan ke pasar, itupun tidak setiap hari. Sehingga dengan bantuan BLT dari pusat, yang nilainua Rp 600 ribu perbulan bisa meringankan beban supir yang kehilangan pekerjaan. “Bila siswa sudah belajar normal, maka supir angkot akan kembali melayani angkutan siswa, semoga situasi ini segera kembali normal,” tutupnya
BACA JUGA:  Wagub Cok Ace Unjuk Kebolehan di Ajang Lomba Tembak Pistol Eksekutif