Tak Terpengaruh Corona, Kasus Narkoba di Denpasar Tetap Tinggi

Para tersangka tindak pidana narkotika. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Kasus peredaran serta penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polresta Denpasar seolah tak terpengaruh dengan merebaknya virus Corona.

Dari bulan April hingga awal Mei 2020, Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar mengungkap sebanyak 33 kasus. Angka ini tidak jauh berbeda dari sebelum merebaknya Covid-19.

“Dari 33 kasus, kita turut mengamankan 42 orang tersangka dengan rincian 40 orang laki-laki dan 2 perempuan,” kata Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar AKP Mikael Hutabarat, Senin (4/5/2020) di Mapolresta Denpasar.

Kasat menerangkan, dari 42 orang tersangka, 17 orang berperan sebagai bandar dan kurir, serta 25 orang tersangka berperan sebagai pemakai.

Bahkan, salah satu tersangka bernama Vincent (23) yang turut diamankan merupakan resedivis dalam kasus sama.

Sedangkan jumlah barang bukti yang diperoleh dari tangan pelaku berupa sabu seberat 116.65 gram, ekstasi 782 butir dan ganja seberat setengah kilogram lebih atau 671,21 gram.

“Para tersangka mengaku barang diperoleh dari seseorang tidak dikenal. Motif ada yang merupakan bagian dari sindikat dan karena faktor ekonomi, ini untuk kurir,” jelas Kasat Resnarkoba. (agw)

BACA JUGA:  Pelaku Pembunuh Bos Toko Bangunan Teman Anak Korban, Polisi Selidiki Pelaku Lain