Bupati Klungkung Tegur Kinerja Dinas Perhubungan dan Satpol PP

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta memanggil Dinas Perhubungan dan Sat Pol PP di Ruang Rapat Kantor Bupati Klungkung, Senin (4/5).(foto: its)

Beritabalionline.com – Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta memanggil Dinas Perhubungan dan Sat Pol PP di Ruang Rapat Kantor Bupati Klungkung, Senin (4/5/2020).

Hal ini untuk menindaklanjuti penertiban terhadap para pedagang bermobil yang membandel dengan masih berjualan di Terminal Umum Galiran, Klungkung.

Turut hadir Sekda Klungkung, I Gede Putu Winastra, Kasat Pol PP dan Damar, I Putu Suarta dan jajaran, Kadis Perhubungan, I Nyoman Sucitra beserta jajarannya.
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta dalam arahannya mengatakan, pelanggaran pedagang yang berjualan di terminal ini sudah terjadi berkali-kali.

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta dalam arahannya mengatakan, pelanggaran pedagang yang berjualan di terminal ini sudah terjadi berkali-kali.

Bupati Suwirta berharap kinerja ASN yang menangani ini sangat perlu ditingkatkan.

“team work di terminal kurang kuat, saya minta perbaiki kinerjanya lebih keras lagi. Jangan sampai saya selaku Bupati solah-olah tidak percaya sama bawahan, sampai saya yang harus turun kelapangan, Ujar Bupati Suwirta

Lebih lanjut, dalam situasi pandemi ini, dinas yang membidangi tidak lagi mengenal waktu untuk sesering mungkin mengontrol situasi dilapangan.

“coba sesering mungkin awasi dan diperhatikan anak buahnya setiap saat,” tandasnya

Selain itu, Bupati Suwirta juga menugaskan kasat Pol Pp harus tegas lagi dalam menghadapi situasi ini untuk menertibkan para pedagang bengkung yang masih berjualan di areal terminal umum Galiran.

“Jika terdapat pedagang yang membandel langsung diberikan tindakan tegas berupa tipiring,” ujarnya Bupati Asal Nusa Ceningan ini.

Pihaknya juga menugaskan Dinas Perhubungan dalam pengawasan didalam terminal harus tegas melarang jangan sampai ada transaksi didalam terminal.

BACA JUGA:  Gianyar Jadi kabupaten Pertama Cairkan Dana Desa

“Terminal hanya sebagai tempat parkir, kalau ada yg membandel langsung diusir keluar. Kordinasi terus dilakukan dengan Sat Pol PP yang bertugas sehingga hal semacam ini tidak terjadi lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekda I Gede Putu Winastra dalam arahanya menegaskan, dalam situasi ini Protokol Kesehatan harus diperhatikan dalam menjaga situasi transaksi di dalam pasar.

Jangan sampai menimbulkan transaksi lagi areal terminal. (knk)