Penyampaian LKPJ Bupati Gianyar Digelar Melalui Teleconference

Suasana sidang paripurna dengan agenda penyampaian LKPJ Bupati Gianyar Tahun Anggaran 2019.(foto: yesiariska)

Beritabalionline.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gianyar memberi rekomendasi atas Laporan Kegiatan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Gianyar tahun 2019 yang disampaikan Bupati Gianyar,  dalam Sidang Paripurna, Selasa  (28/4/2020) dengan cara teleconference oleh unsur pimpinan.

Dalam rekomendasi tersebut, DPRD memberi beberapa masukan untuk perbaikan program ke depannya.

Rekomendasi yang dibacakan bahwa PDRB Kabupaten mengalami kenaikan sebesar 62,66%, sehingga rata-rata kenaikan dari tahun 2014 sebesar 12,53%. Hanya menurut Anom Masta, laju pertumbuhan ekonomi Gianyar mengalami penurunan, di Tahun 2014 sempat 6,09% dan di Tahun 2018 menjadi 5,69% dan menurun di titik 1,2% di Tahun 2019.
“Penurunan ini akibat tidak tergarapnya sector pertanian dan perikanan kelautan, sehingga sector ini perlu diperkuat apalagi di tengah pandemic covid 19,” jelas Anom Masta. Sedangkan IPM Gianyar terus mengalami peningkatan dan perlu mempertahankan kondisi tersebut.
Pendapatan Daerah Gianyar dirancang Rp 2,374 triliun terealisasi Rp 2,553 trilun atau realisasi 94,88%. Dengan realisasi yang tidak mencapai di atas 95%, DPRD Gianyar merekomendasikan perlunya penyediaan perangkat pungut PAD dan data base yang memadai. “Perlunya pengelolaan perusahaan daerah, agar lebih optimal meningkatkan pendapatan,” tambahnya.
Terkait dengan belanja daerah yang terealisasi 91% atau Rp 3,13 triliun, DPRD Gianyar merekomendasikan adanya standar belanja yang benar dan adanya evaluasi pengendalian program kegiatan. “Diperlukan verifikasi yang ketat terhadap sasaran kegiatan yang terukur, berdasarkan indicator kinerja,” kata Anom Masta. Sedangkan untuk menghadapi pandemic covid 19, DPRD Gianyar memberikan masukan terhadap penanganan Kesehatan, jaminan sosial dan pemulihan dampak ekonomi.
Bupati Mahayastra usai sidang menyebutkan rekomendasi DPRD Gianyar akan ditindaklanjuti dan segera melakukan pembenahan. “Saran dalam penanganan pandemic Covid-19, kami akan berusaha sekuat tenaga dan berusaha memulihkan ekonomi bagi yang terdampak,” jelas Bupati Mahayastra.
Berkaitan dengan  penurunan laju pertumbuhan ekonomi, Kabupaten Gianyar posisinya masih berada di atas Provinsi Bali.  di sebutkan, di daerah lain malah ada yang laju pertumbuhannya minus 3, dan syukurnya  di Gianyar masih di angka positif. Sedangkan berkait pembangunan sector pertanian dan perikanan keluatan, Bupati Mahayastra menyebut akan membangun sector tersebut, mengingat sector tersebut memiliki daya tahan dan berpengaruh terhadap laju pertumbuhan ekonomi. (yes)