Melawan, Pencuri Laptop di 8 Sekolah Dihadiahi Timah Panas

Taufik, pelaku pencurian laptop di 8 sekolah ditembak kakinya karena melawan saat dibekuk petugas. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Satreskrim Polresta Denpasar mengungkap kasus pencurian di SMP PGRI 7 Panjer, Denpasar Selatan. Dalam pengungkapan petugas mengamankan satu orang pelaku bernama Taufik Hidayat (42).

“Modus pelaku merusak pintu terali dan masuk salah satu ruangan. Di sana pelaku mengambil 17 unit laptop berbagai merk,” kata sumber di lapangan, Selasa (28/4/2020).

Polisi melakukan penyelidikan usai menerima laporan pencurian dari pihak sekolah, Minggu (26/4/2020) sekitar pukul 06.00 WITA.

Tim Resmob Satreskrim Polresta Denpasar yang dipimpin Kanit Jatanras Iptu Made Yudistira mendapatkan informasi ada seseorang menjual laptop di RTC/Rimo Jalan Diponegoro, Denpasar Barat.

Petugas lalu meminta keterangan dari salah satu toko yang membeli laptop. Di sana diperoleh informasi jika seseorang penjual laptop diketahui bernama Taufik, dan tangannya dipenuhi tato.

Berbekal identitas awal, petugas melakukan pencarian hingga akhirnya menemukan pelaku saat tengah berada di rumah kosnya Jalan Pulau Biak, Gang 18 No. 6 B, Denpasar Barat, Senin (27/4/2020) sekitar pukul 19.30 WITA.

Saat diinterogasi, pelaku mengakui mencuri laptop di SMP PGRI 7 Panjer, Denpasar Selatan. Tak hanya itu, pelaku juga mengaku melakukan pencurian di 7 SD lain di seputaran Denpasar.

Karena melawan saat diajak pengembangan, polisi melakukan tindakan tegas dengan menembak kedua kaki pelaku.

Dikonfirmasi terpisah, Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi membenarkan Resmob Satreskrim Polresta Denpasar menangkap pencuri laptop yang beraksi di 8 sekolah.

“Iya benar, pelaku sudah dimasukkan ke sel tahanan,” tegasnya. (agw)

BACA JUGA:  Seorang DJ Terjerat Kasus Narkotika Dituntut 1 Tahun Penjara