Kepulangan PMI Terus Meningkat, Gedung Diklat BPK Jadi Tempat Karantina

Dewa Made Indra saat meninjau Gedung Diklat BPK yang akan digunakan sebagai tempat karantina PMI.

Beritabalionline.com – Dalam upaya mengantisipasi perkembangan kedatangan PMI yang cenderung meningkat, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Wayan Koster, Minggu (26/4/2020),  berkoordinasi dengan Kepala BPK RI Provinsi Bali untuk menggunakan Gedung Diklat BPK sebagai tempat karantina.

Setelah mendapat ijin, Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya dan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali Made Rentin melakukan kunjungan lapangan ke Gedung Diklat BPK yang terletak di wilayah Jalan By Pass IB Mantra. Selain tempat ini menyediakan kamar sebanyak 23 bilik, setiap ruangan juga nampak rapi, tertata dan layak untuk digunakan.

Gedung Diklat BPK ini akan diperuntukkan bagi perawatan pasien positif Covid-19 (khususnya pekerja migran Indonesia) yang berada pada tanggung jawab Pemerintah Provinsi Bali. Penanganan dan persiapan sudah nampak lengkap dengan terpenuhinya sarana prasarana alat pelindung diri (APD), dan tenaga medis.

Setelah memastikan kesiapan pada tempat karantina, Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Tim melanjutkan kunjungan lapangan ke pelabuhan Padangbai. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan semua pihak melaksanakan Peraturan Menteri Nomor PM 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Musik Idul Fitri Tahun 1441 H dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dewa Made Indra mengajak seluruh masyarakat terutama yang berkeinginan melakukan perjalanan mudik, untuk dapat bersama-sama meningkatkan kesadaran diri untuk mengutamakan kesehatan diri, keluarga dan lingkungan, terutama yang akan dikunjungi. (tra)

BACA JUGA:  Balai Piyasan Warga Blahbatuh Terbakar