Rai Mantra Paparkan Langkah Strategis Tangani Covid-19 di Seminar FEB Unud

IB Rai Dharmawijaya Mantra saat mengikuti seminar regional FEB Unud melalui media teleconference. (Foto : Ist)

Beritabalionline.com – Wali Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra melalui media teleconference memaparkan langkah strategis menangani Covid-19 di Denpasar. Walikota menjadi pembicara  dalam seminar regional yang digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unud dari Graha Sewaka Dharma, Kota Denpasar, Sabtu (25/4/2020).

Seminar digelar sebagai upaya memetakan masalah guna menghasilkan rekomendasi kebijakan. Pada kegiatan yang bertajuk ‘Bali di Tengah Covid-19: Nasib PMI, Pertanian, dan Pariwisata’ ini, Wali Kota Rai Mantra menyampaikan, Pemkot Denpasar memberikan fokus penanganan pada dua permasalahan utama, yakni bagaimana kesehatan masyarakat merupakan yang paling utama serta penerapan strategi perlindungan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak Covid-19.

“Semuanya sudah dirancang sedemikian rupa, dan saat ini sedang dan sudah proses realisasi di lapangan, baik itu upaya pencegahan penyebaran Covid-19, maupun strategi perlindungan sosial dan ekonomi melalui program lumbung pangan,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, beragam upaya telah dan akan dilaksanakan Pemkot Denpasar seperti halnya penerapan jaring pengaman kesehatan dengan mengedukasi masyarakat tentang tata cara pencagahan penyebaran Covid-19. Selain itu, strategi perlindungan sosial juga telah direalisasikan, baik menggunakan dana APBD maupun Gotong Royong dengan sistem one hand for one life.

“Iya sudah banyak yang sudah dan akan kami laksanakan, kedepan kami juga akan merancang rapid test masal bagi wilayah zona merah dengan prioritas bagi keluarga yang berstatus ODP dan PDP,” jelasnya.

Berkaitan dengan penanganan PMI, Pemkot Denpasar sangat serius menangani PMI. Dimana, telah disediakan rumah singgah bagi PMI yang representatif. Selain itu, PMI juga diawasi secara ketat dan disiplin serta mendapat prioritas untuk mengikuti Rapid Test.

BACA JUGA:  Karantina Denpasar Gagalkan Pengiriman Ribuan Burung Ilegal Keluar Bali

“Kesehatan masyarakat, pencegahan penyebaran, perlindungan sosial dan ekonomi, membangkitkan sektor pertanian untuk ketersediaan pangan terus kami optimalkan, sehingga dalam proses penanganan Covid-19 ini segala sektor dapat dijaga keseimbanganya,” kata Rai Mantra.

Sementara Dekan FEB Unud, Agoes Ganesa Rahyuda mengatakan, bahwa pelaksanaan seminar ini untuk mengidentifikasi masalah yang terjadi di lapangan, khususnya berkaitan dengan penanganan Covid-19 ini.

Hasil seminar ini diharapkan dapat memberikan hasil sebagai sebuah rekomendasi bagi kepala daerah untuk melaksanakan kebijakan, utamanya untuk percepatan penanganan Covid-19 yang berdampak serius bagi semua sektor. (tra)