Kemenag Bali Keluarkan Panduan Ibadah Puasa Ramadhan dan Idul Fitri 2020

Masjid.

Beritabalionline.com – Kementerian Agama Provinsi Bali mengeluarkan imbauan agar selama bulan Ramadhan umat islam di Bali melaksanakan shalat sunat tarawih dan tadarus Al-Quran di rumah masing-masing.

Imbauan tersebut dikeluarkan setelah Kemenag Bali menggelar rapat koordinasi bersama MUI Bali, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Bali, Kodam IX/Udayana dan Polda Bali terkait pelaksanaan menyambut bulan Ramadhan 1441 H dan Idul Fitri 2020.

“Umat Islam tidak diperkenankan melakukan kegiatan shalat lima waktu, shalat jum’at, shalat tarawih, buka puasa atau sahur bersama, peringatan Nuzulul
Qur’an, I’tikaf serta shalat Idul Fitri di masjid, musholla, atau tempat umum,” bunyi putusan yang diperoleh beritabalionline.com, Rabu (22/4/2020).

Selama bulan Ramadan 1441 Hijriyah/ 2020 M, umat Islam di Provinsi Bali tetap tinggal di Bali. Begitu juga nanti saat Hari Raya Idul Fitri. Hal ini dilakukan guna memutus penyebaran Covid-19.

“Adzan shalat lima waktu tetap dikumandangkan di masjid maupun mushola agar umat islam mengetahui
saat memulai ibadah shalat, puasa (imsak) dan berbuka puasa,” bunyi putusan.

Point lain yakni umat Islam yang menunaikan zakat meliputi zakat mal dan zakat fitrah agar melaksanakan sesegera mungkin pada awal bulan Ramadhan, sehingga terdistribusi kepada mustahik lebih cepat.

Panitia pengumpul zakat, infaq dan shadaqah agar menjemput di rumah muzaki.

Dalam hal terbatasnya amil, penyerahan zakat agar menghindari kontak fisik secara langsung ketika melakukan serah terima zakat, dengan tetap memperhatikan protokoler meliputi cuci tangan dengan sabun, memakai
masker dan sarung tangan serta menjaga jarak.

“Distribusi zakat, infaq dan shadaqah agar tidak menggunakan sistem panggilan atau kupon akan tetapi menyerahkan secara langsung kepada mustahik,” bunyi putusan. (agw)

BACA JUGA:  Dandim Tabanan Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Guna Cegah Virus Corona