Sektor Pariwisata Lesu, Pengusaha di Bali Diminta Tak Lakukan PHK

Pantai Kuta yang biasa ramai dikunjungi wisatawan tampak lengang sejak virus Corona merebak. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Pandemi Covid-19 berimbas ke berbagai sektor, termasuk sektor pariwisata yang selama ini menjadi andalan Provinsi Bali. Obyek-obyek wisata ditutup karena sudah tidak ada tamu yang berkunjung.

Sebut saja di antaranya obyek wisata Tanah Lot, Pantai Kuta, Garuda Wisnu Kencana, Pantai Sanur serta obyek wisata lain mengalami nasib yang sama, sepi tamu.

“Sejak wabah Covid-19 merebak, wisatawan asing yang selama ini berwisata ke Bali pulang ke negara masing-masing,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Putu Astawa saat dikonfirmasi, di Denpasar, Minggu (19/4/2020).

Dikatakan, merebaknya virus Corona membuat pemerintah mengeluarkan imbauan agar dilakukan physical distancing atau pembatasan fisik. Sehingga, obyek-obyek wisata ditutup guna mencegah penyebaran virus Corona.

“Jika tidak dilakukan pembatasan fisik, nanti masih banyak masyarakat atau wisatawan berkumpul, malah lama selesainya. Jadi sementara tidak apa-apa, sepi dulu, kalau sudah kondisi normal baru diperbolehkan wisatawan berkunjung,” paparnya.

Ia mengakui dengan lesunya pariwisata banyak tempat usaha tutup. Kendati demikian, pihaknya berharap tidak terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK), dan hanya sebatas merumahkan karyawan. (agw)

BACA JUGA:  Pasar Sukawati Diharap Jadi Kekuatan Ekonomi Kerakyatan