Bupati Suwirta Tempatkan Petugas Gabungan Jaga Karantina PMI

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. (foto: ist)

Beritabalionline.com – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menempatkan petugas gabungan, terdiri dari Sat Pol PP, petugas BPBD, TNI, Polri dan petugas kesehatan guna menjaga keberadaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Klungkung yang sedang menjalani karantina selama 14 hari di luar wilayah Klungkung.

Suwirta menyatakan, Pemkab Klungkung memiliki tanggung jawab besar  terhadap PMI asal Klungkung yang kini sedang menjalani karantina. Tanggung jawab itu kata Suwirta, meliputi tanggung jawab kepada PMI juga tanggung jawab sosial, dimana PMI asal Klungkung dikarantina.

“ Karena itu, saya sudah menempatkan petugas gabungan melibatkan, Sat Pol PP, petugas BPBD, TNI, Polri dan petugas kesehatan di setiap tempat karantina. Hal ini untuk mengantisipasi ketika ada PMI yang tidak disiplin,” tandas Suwirta, Minggu (19/4/2020).

Sebab, menurut Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, disiplin itu dipertaruhkan  untuk kesehatan PMI itu sendiri juga kenyamanan warga sekitar tempat karantina. Sekaligus sikap disiplin itu menjadi pertaruhan nama baik Kabupaten Klungkung di luar (tempat karantina).

Suwirta tidak ingin ada PMI asal Klungkung berkeliaran ke luar tempat karantina selama menjalani karantina. Pengawasan dilakukan secara ketat, hingga petugas ikut disewakan hotel di lokasi karantina, guna memaksimalkan pengawasan. “Meskipun kami tahu, PMI yang dikarantina sebenarnya kondisinya sehat (negatif Covid-19). Tapi pemikiran orang kan berbeda-beda, karena itulah pengawasan PMI agar betul-betul maksimal,” kata Suwirta.

Untuk urusan logistik, menurut orang nomor satu di Pemkab Klungkung ini, tidak ada masalah. PMI sudah langsung mendapatkan makan dan kebutuhan lainnya dari hotel, dimana mereka menjalani karantina. “Untuk urusan makan, saya transparan saja, sewa (hotel) itu sudah include makan tiga kali. Yang 250 ribu itu sudah include semuanya, selain makan juga dapat minuman seperti biasalah,” ungkap bupati asal Ceningan ini.

BACA JUGA:  31 Juli, Gubernur Bali Resmi Buka Pintu Masuk Wisatawan Nusantara

Pemkab Klungkung menyewa tiga hotel di wilayah Badung dan Denpasar guna menampung 99 PMI. Sebanyak 20 orang PMI asal Klungkung, Minggu (19/4/2020) kembali tiba di Bali dan setelah mereka menjalani rapid tes, yang negatif langsung dibawa ke tempat karantina. Sebaliknya yang positif akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (iya)

\