Kemenpar Salurkan Bantuan Sembako untuk Pelaku Pariwisata Bali Terdampak Corona

Bantuan sembako dari Kemenpar untuk pelaku pariwisata Bali yang terdampak Corona. (Foto : Ist)

Beritabalionline.com – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia serta MNC Group bekerja sama dengan Polda Bali menyerahkan bantuan sembako kepada pelaku pariwisata Bali yang terdampak pandemi virus Corona atau Covid-19.

“Bantuan sembako ini merupakan salah satu bagian dari program Menparekraf dalam mendukung para pelaku pariwisata yang terdampak Covid-19,” kata Deputi Bidang Pengembangan Produk Wisata & Penyelenggaraan Kegiatan, Rizki Handayani Mustafa di Aula Joop Ave STP Bali, Jalan Dharmawangsa, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Jumat (17/4/2020).

Rizki menerangkan, latar belakang dari program ini dikarenakan lumpuhnya sektor pariwisata di Bali akibat pandemi Covid-19. Di mana Bali adalah pusatnya pariwisata Indonesia.

“Sehingga program ini pertama kali diadakan di Bali dan akan menjadi model baik di dalam pelaksanaan kegiatan pendukungan maupun bekerjasama dengan kepolisian,” ujarnya.

Dijelaskannya, Presiden RI, Joko Widodo juga sangat memberikan perhatian di insdutri pariwsata dan memerintahkan kepada Menteri Pariwisata dan Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk segera melaksanakan kegiatan yang sifatnya langsung mengena kepada masyarakat pelaku pariwisata.

“Bantuan sembako ini akan disalurkan oleh Polda Bali sehingga dapat menyentuh langsung masyarakat yang akan menerima. Dukungan yang kita berikan ini adalah paket pembagian sembako yang berisi 5 kg beras, 2 kg gula pasir, 2 liter minyak goreng, 1 boks mie instan, 5 teh gelas, 1 bungkus kecap manis dan 1 pack kopi instan,” paparnya.

Dijelaskan, seluruh bantuan ini merupakan sumbangan para CSR dari perusahan besar yang sudah bekerjasama dengan pemerintah untuk membantu para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.

Dalam penyaluran bantuan ini, pihaknya sudah berkordinasi dengan GIPI untuk mendapatkan data yang akurat terkait siapa saja yang berhak mendapat bantuan sembako ini.

BACA JUGA:  Bupati Suwirta Serahkan Sembako kepada Keluarga Mantan Pejabat Terpapar Covid-19

“Saat ini mungkin belum semua dapat diberikan dukungan tetapi kami akan berusaha agar masyarakat yang terdampak bisa semua menerima bantuan,” jelasnya.

Sementara Kapolda Bali, Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose menyampaikan, bantuan sembako yang dilakukan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif merupakan gerakan yang luar biasa kepada masyarakat Bali.

Kapolda menjelaskan bahwa Polda Bali juga membuat program bantuan kepada masyarakat setiap minggu yang disebut dengan Weekly Support Program to the People. Program ini dilakukan secara berkelanjutan tergelar dari tingkat Polda sampai dengan Bhabinkamtibmas.

“Kami adalah organisasi terbesar di pulau ini dengan anggota sekitar 13 ribu orang, sehingga kegiatan bantuan untuk pelaku pariwisata Bali yang terdampak Covid, saya terima dengan suka cita,” kata Kapolda.

“Saya inginkan memang benar-benar bantuan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini sampai ke masyarakat yang memang pelaku pariwisata dan yang terdampak oleh Covid-19. Apakah karena di rumahkan atau di PHK,” sambungnya.

Kapolda mengungkapkan penyaluran bantuan sembako ini akan menggunakan fasilitas dinas Polri. Ia menjamin pendistribusian sembako akan dilakukan dengan sebaik-baiknya, bukan hanya sekedar ceremonial semata.

Terkait teknis penyaluran sembako, Kapolda mengaku akan mengerahkan kekuatan penuh mulai dari Polda, Polres, Polsek, Subsektor dan Babhinkamtibmas dengan door to door system. Untuk itu, Kapolda meminta kepada para pelaku pariwisata agar memberikan data yang sebenarnya kepada Polda Bali.

“Mudah-mudahan masyarakat Bali yang terdampak paling utama karena masalah Covid-19 ini bisa dikurangi bebannya. Selain mewakili kepolisian, saya juga mewakili rakyat Bali mengucapkan salam kepada Bapak Menteri, terimakasih Ibu Deputi dan kami yakin bahwa niat tulus dari bapak ibu bisa benar-benar kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan (to the right person),” pungkasnya.

BACA JUGA:  Setelah Tutup 24 Jam, Bandara Ngurah Rai Kembali Beroperasi

Data diperoleh, bantuan tersebut berupa beras seberat 40 ton, 16 ton gula pasir, 16 ton liter minyak goreng, 8000 boks mie instan, 40.000 teh gelas, 8000 bungkus kecap manis dan 8000 pack kopi instan disalurkan kepada 8.000 orang pelaku pariwisata Bali yang membutuhkan. (agw)