Polda Bali Minta APPI Bali Taati Imbauan Pemerintah Terkait Kebijakan Pembiayaan

Dit Intelkam Polda Bali saat bertemu pengurus APPI Bali. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan kebijakan kontrasiklus melalui Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 11/POJK.03/2020 tentang stimulus perekonomian nasional sebagai kebijakan countercyclical dampak penyebaran virus Corona/Covid-19.

Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), sebuah organisasi profesi yang menjembatani antara perusahaan pembiayaan dengan pemerintah mendukung langkah ini.

“Saya mengimbau kepada anggota APPI Bali untuk mematuhi aturan dan memberikan kebijakan,” kata Kadek Tirta Yasa, Ketua APPI Provinsi Bali saat menggelar pertemuan dengan Dit Intelkam Polda Bali, Kamis (16/4/2020) di Denpasar.

“Namun demikian, semuanya disesuaikan dengan kondisi masing-masing perusahaan,” sambungnya.

Kadek Tirta menerangkan, anggota APPI Bali yang terdaftar di Kantor OJK sebanyak 49 perusahaan. Namun yang aktif dalam organisasi APPI Bali sekitar 25 perusahaan.

Dalam pertemuan tersebut, Kasubdit II Dit Intelkam Polda Bali AKBP Ketut Suryanyato meminta kepada APPI Provinsi Bali mengikuti imbauan pemerintah, melalui peraturan nomor: 11/POJK.03/2020 tanggal 11 Maret 2020.

“Pada intinya, kami minta organisasi APPI Provinsi Bali mendukung langkah pemerintah. Demikian juga kepada anggota, kita imbau untuk memberikan dukungan,” tegasnya.

Sementara dalam peraturan nomor: 11/POJK.03/2020 tanggal 11 Maret 2020, salah satu poin aturan ini adalah memberikan keringanan atau penundaan cicilan kepada kreditur yang mengalami kesulitan karena dampak wabah Covid-19. Batasan nilai kredit yang ditetapkan sebesar Rp10 miliar atau lebih. (agw)

BACA JUGA:  Gubernur Bali Imbau Masyarakat Tidak Panik dan Bereaksi Berlebihan Terkait Virus Corona