Ditulari oleh Anak, PNS di Klungkung Positif Corona

Pernyataan Bupati Klungkung Nyoman Suwirta selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Klungkung membenarkan ASN di Klungkung yang kini sudah positif menderita Corona Virus Covid 19.(foto: ist)

Beritabalionline.com – Pernyataan Bupati Klungkung Nyoman Suwirta selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Klungkung membenarkan ASN di Klungkung yang kini sudah  positif menderita Corona Virus Covid 19.

Pada kesempatan itu Bupati didampingi Sekda, Gede Putu Winastra, Bupati Suwirta mengatakan kalau  ASN Pemkab Klungkung yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut, diduga tertular dari anaknya yang Pekerja Migran PMI Klungkung yang saat ini masih dirawat di Bapelkes Denpasar.

Sebelumnya sempat dilakukan uji swab terhadap enam warga Klungkung yang sebelumnya mengarah positif Corona Virus Covid 19 ini berdasarkan rapid test pada Selasa (14/4/2020) lalu akhirnya sudah keluar, pada Kamis (16/4/2020)ini. Disebutkan  hasil swab yang pertama yang dilakukan, ternyata dua orang dinyatakan positif. Satu merupakan Anak Buah Kapal (ABK) PMI , dan seorang lagi merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Klungkung yang bertugas di Dinas Perhubungan.

“Dari hasil swab pertama, bapaknya positif kemudian Ibunya negatif, adiknya negatif, pacarnya juga negatif,” beber Bupati Nyoman Suwirta rada tegang.

Karena yang positif Corona Virus Covid 19 ini  menyangkut seorang ASN, Bupati Nyoman  Suwirta sudah meminta jajaran Dinas Kesehatan untuk melakukan pendataan terhadap ASN lainnya  yang sempat kontak dengan pasien Positif Corona tersebut. Dikatakannya , kebetulan ASN yang positif Covid-19 ini bertugas di pelabuhan, sehingga tidak memiliki kontak erat dengan ASN lain di instansi tempatnya bekerja.

“Dia (ASN) positif juga, tapi dia di kantor tidak banyak kontak dengan ASN lainnya,” Ujar Bupati Suwirta menambahkan.

BACA JUGA:  Dr Ketut Ariawati Dilantik sebagai Direktur PMKP RSUP Sanglah, Ini Pesan Menkes

Sejauh ini, kedua pasien tambahan positif Covid-19 tersebut masih dirawat di Bapelkes Provinsi Bali. Lantaran masih menunggu hasil uji swab yang kedua. Apabila pada uji swab yang kedua hasilnya juga positif, maka barulah dua pasien tambahan ini akan dirawat di rumah sakit di Denpasar.

“Mereka masih di Bapelkes tunggu swab kedua dulu. Kalau yang kedua juga positif, baru pindah ke rumah sakit,” ujar Bupati Suwirta.

Di samping enam orang tersebut, uji swab juga dilakukan terhadap dua pasien Covid-19 lainnya yang saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Klungkung. Dari dua tambahan sampel tersebut, satu orang rupanya dinyatakan masih positif. Dengan temuan seorang ASN Klungkung sudah terkena Virus Corona menjadikan temuan pertama pasien Corona Virus Covid 19 bagi ASN Pemkab Klungkung. (iya)