ASN Pemkot Denpasar Sumbang 6 Ton Beras untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Penyerahan bantuan beras kepada tenaga kerja sektor non formal di Kota Denpasar dengan sistem jemput bola.

Beritabalionline.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar turut andil memberikan bantuan. Sedikitnya 6 Ton beras disalurkan kepada masyarakat yang terdampak pandemi virus Corona atau COVID-19 terutama mereka yang bekerja pada sektor non formal, Kamis (16/4/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Pemkot Denpasar, I Dewa Gede Rai menjelaskan bahwa sebagian besar masyarakat sangat merasakan dampak COVID-19. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat selama penanganan virus yang dapat mematikan tersebut, Pemkot Denpasar telah merancang lumbung pangan berupa bantuan beras bagi masyarakat yang bekerja di sektor non formal, seperti petani, buruh tukang suwun (pemberi jasa angkat barang di pasar) dan juru parkir.

“Hari ini sudah tersalurkan bantuan beras kepada sedikitnya 575 orang tenaga sektor non formal, yang terdiri dari para juru parkir di Kota Denpasar,” ujar Dewa Rai

Lebih lanjut dikatakan, pemberian bantuan ini akan terus berlanjut guna mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Sehingga dalam proses penanganan wabah COVID-19 ini tidak menimbulkan permasalahan sosial dan ekonomi.

“Penyaluran ini dilaksanakan atas kerja sama Tim Perlindungan Sosial dan Ekonomi Kota Denpasar bersama PD. Parkir untuk menghindari kerumunan. Jadi para jukir mengambil satu persatu bantuan beras secara bergiliran,” ujar Dewa Rai

Selain itu, Pemkot Denpasar juga sudah menyiapkan bantuan sembako dan kesejahteraan sosial dengan menyasar enam kelompok masyarakat. Dimana bantuan tersebut saat ini sedang dalam proses pendataan dan pendistribusian.

“Rencana besok Jumat (17/4/2020) Pemkot Denpasar juga akan menggelontorkan bantuan sembako kepada pekerja sektor formal yang terkena PHK,” kata dia.

BACA JUGA:  Pria Asal NTB Tewas Tegeletak di Atas Bangku Dermaga Pelabuhan Benoa

Selebihnya pria asal Klungkung ini mengajak masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan diri mulai dari menggunakan masker, rajin mencuci tangan, penerapan PHBS, serta melaksanakan imbauan pemerintah secara disiplin dan bertanggungjawab. (tra)