Nekat Beroperasi saat Pandemi Corona, Sejumlah PSK di Denpasar Diciduk Satpol PP

Ilustrasi.

Beritabalionline.com – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar menciduk sejumlah wanita pekerja seks komersial (PSK) yang masih nekat menjajakan diri di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19. Alhasil, mereka kemudian dipulangkan ke kota asalnya masing-masing.

“Ada delapan orang PSK, sisanya pengamen atau anak (bergaya) punk. Ini dalam rangka pencegahan penyebaran virus Corona, Pol PP Kota Denpasar secara rutin mengadakan penertiban dan sosialisasi physical distancing,” ungkap Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Sayoga yang dikonfirmasi wartawan, di Denpasar, Rabu (15/4/2020).

Menurut Sayoga, Para PSK tersebut nekat menjajakan diri dengan dalih karena kebutuhan ekonomi serta untuk mencari uang tambahan. Setelah diamankan petugas, mereka didata dan dipulangkan ke tempat asalnya di Jawa Timur.

“Siang ini petugas Pol PP sudah di Pelabuhan Gilimanuk untuk menyeberangkan mereka. Tadi malam sempat mengamankan beberapa pengamen dan anak punk. Selanjutnya kami juga menyasar praktik prostitusi, sedangkan terhadap mereka-mereka hari ini kita sudah siapkan surat pengantar berita acara, surat terima serta data nama yang kita seberangkan via Pelabuhan Gilimanuk,” kata dia.

Sayoga juga mengatakan, saat pihaknya melakukan penertiban, petugas nyaris mengamankan beberapa pria hidung belang. Namun mereka berhasil kabur saat akan ditertibkan.

“Petugas kami kalah cepat (pria hidung belang) keburu kabur saat akan ditertibkan,” demikian Sayoga. (tra)

BACA JUGA:  Kejang-kejang saat "Ngejos", Bule Australia Tewas di Kamar Hotel