Pulang dari Italia dan Amerika, 3 PMI dan 1 Orang Asal Gianyar Positif Corona

Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gianyar, I Made Wisnu Wijaya.

Beritabalionline.com – Seorang warga asal Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar dikonfirmasi positif terpapar virus Corona atau Covid-19. Diketahui bahwa yang bersangkutan merupakan pekerja migran Indonesia (PMI) yang baru pulang dari Roma, Italia.

Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gianyar, I Made Wisnu Wijaya yang dikonfirmasi wartawan membenarkan bahwa seorang warga asal Kecamatan Blahbatuh dinyatakan positif Corona. “Ya benar, yang bersangkutan merupakan PMI yang tiba di Bali pada 14 Maret lalu dari bekerja di Roma Italia,” katanya, Senin (13/4/2020) malam.

Dilanjutkan Wisnu Wijaya bahwa yang bersangkutan sempat melakukan swab test pada tanggal 11 April 2020 lalu dan hari ini, Senin (13/4/2020) yang bersangkutan dinyatakan positif corona. “Setelah diambil swab test pada 11 April lalu, dan hasilnya baru keluar hari ini dan menunjukan positif,” ujarnya.

Dijelaskan, saat ini pasien sudah dirawat di Ruang Kamboja, RSUD Sanjiwani Gianyar guna menjalankan isolasi. “Tambahan satu kasus konfirmasi covid -19, merupakan seorang PMI. Yang bersangkutan merasakan gejala pada 10 April lalu seperti batuk, sesak, dan diare. Setelah dilakukan SWAB Test pada (11/04) hasilnya positif,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, pria yang juga menjabat sebagai Sekda Gianyar ini menyampaikan pasien sudah dirawat di Ruang Kamboja RSUD Sanjiwani menjalankan isolasi. Sehingga sekarang telah dilakukan tracing terhadap keluarganya yang sudah kontak selama ini.

Selain itu, pihak keluarga juga akan dilakukan rapid test, sementara diberikan edukasi isolasi mandiri di rumah. “Besok (Selasa, 14/4/2020) akan dilakukan rapid test,” imbuhnya.

Sebelumnya, satu warga Gianyar juga telah terkonfirmasi positif korona pada, Minggu (12/4/2020). Yaitu seorang asal Kecamatan Tegallalang yang memiliki riwayat baru datang dari luar negeri juga setelah bekerja sebagai PMI di Miami, Amerika Serikat pada 27 Maret 2020.

BACA JUGA:  Sambut Penerbangan Internasional, BPPD Denpasar Ingatkan Konsistensi Penerapan Prokes

Yang bersangkutan saat pulang ke kampung halaman telah membawa surat keterangan sehat dari luar negeri dan dikatakan negatif virus Covid-19. Setibanya di kampung halaman yang bersangkutan kemudian diimbau untuk melakukan isolasi secara mandiri oleh pihak Desa selama 14 hari.

Karena ragu, sehingga pada 11 April 2020 yang bersangkutan sempat memeriksakan kembali kesehatannya di RS Sanglah Denpasar. “Yang bersangkutan melakukan pengecekan kesehatan kembali pada tanggal 11 April kemarin, dan pada Minggu pagi keluar hasilnya positif,” terang Wisnu Wijaya.

Mendapati hasil tes menunjukan positif terpapar Corona, kemudian Satgas melakukan penjemputan terhadap yang bersangkutan ke rumah tempat tinggalnya.
“Yang bersangkutan langsung kami jemput dan dibawa ke ruang isolasi rumah sakit Sanjiwani Gianyar untuk melakukan isolasi atau karantina,” ujarnya.

Berikutnya dua warga Gianyar lainnya yang juga terkonfirmasi positif Corona adalah seorang ponakan dan pamannya asal Desa Petulu. Keduanya adalah paman dan keponakan. Sang ponakan adalah PMI yang sebelumnya bekerja di Amerika.

“Yang bersangkutan tiba di Bali pada 24 Maret 2020 dari Amerika. Yang bersangkutan mengalami gejala batuk ringan. Saat ini keduanya dirawat di RSPT Udayana,” ucap dia..

“Kami akan mengadakan tracing keseluruh keluarga yang pernah kontak dan sementara agar diberikan edukasi untuk melakukan isolasi mandiri serta akan dilakukan rapid test juga,” demikian Wisnu Wijaya. (yes)