Dalam Sepekan, 2 Jasad Bayi Dibuang di Denpasar

Jasad bayi ditutupi kain sebelum dievakuasi petugas ke rumah sakit. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Dalam sepekan di wilayah hukum Polresta Denpasar terjadi dua kali pembuangan bayi. Mirisnya bayi-bayi malang tersebut dibuang dalam kondisi telah meninggal dunia.

“Dua kejadian tersebut kasusnya masih dalam penyelidikan,” terang Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, Selasa (14/4/2020) di Denpasar.

Diberitakan, jasad bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan warga dalam kondisi terhanyut di Sungai Lobong, Banjar Sebudi, Kelurahan Sumerta Klod, Denpasar Timur, Selasa (14/4/2020) sekitar pukul 09.00 WITA.

Dugaan awal, bayi tersebut belum lama lahir karena tali pusarnya masih menempel di perutnya. Saat ditemukan, kondisi bayi telah mengeluarkan bau tidak sedap.

Salah satu warga setempat, Sripah (40) menerangkan, saat sedang menyapu halaman rumah, ia melihat tetangganya berlari sambil mengatakan ada mayat bayi terbawa arus air sungai.

“Saya lihat dia berlari terus berusaha mengambil bayi yang hanyut tapi gagal. Bayi itu akhirnya nyangkut di pipa pembuangan air belakang rumah saya. Setelah itu dia ambil dan taruh di depan rumah saya,” ucapnya.

Sebelumnya, mayat bayi juga ditemukan di sebuah lahan kosong samping Perumahan Tarumas Residence Kampial di Jalan Palapa, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Kapolsek Kuta Selatan AKP Yusak Agustinus Sooai saat dikonfirmasi menerangkan, sebelumnya warga sudah mencium bau tidak sedap dari tumpukan sampah di TKP sejak seminggu lalu.

Tak tahan dengan bau yang terus menyengat, salah satu warga penghuni perumahan mendatangi lahan kosong sumber bau, Sabtu (11/4/2020) sekitar pukul 18.00 WITA.

Ketika mengumpulkan sampah untuk dibakar, warga bernama Gede Ariana (34) mengaku melihat bungkusan. Saat saksi mengorek-ngorek bungkusan tersebut, muncul kaki dan pantat dari dalam bungkusan.

BACA JUGA:  Pekerja Gali Tanah Temukan Barang Purbakala di Bitera

“Saksi kemudian memberitahu Kepala RT Perumahan dan warga sekitar,” jelas Kapolsek.

Kasus temuan bayi yang belum diketahui identitasnya ini kemudian dilaporkan ke kantor polisi. Usai dilakukan olah TKP, jenazah bayi tersebut dievakuasi ke rumah sakit. (agw)