Satgas TMMD Buleleng Bantu Warga Desa Panji Anom Sembako, 1.000 Masker dan 450 Hand Sanitizer

Pemberian bantuan sembako oleh Satgas TMMD Buleleng. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Satgas Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 107 Kodim 1609/Buleleng telah menuntaskan semua sasaran fisik yang menjadi target.

“Dari program TMMD, sehari menjelang penutupan sudah rampung 100 persen sesuai waktunya, untuk penutupan dilaksanakan besok tanggal 14 April 2020,” kata Dansatgas TMMD yang juga Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf Muhammad Windra Lisrianto, Senin (13/4/2020) di Buleleng.

Tidak saja fokus sasaran fisik, satgas juga melakukan kegiatan yang bersifat non fisik yaitu berbagi sembilan bahan pokok, masker dan juga hand sanitizer kepada warga masyarakat di lokasi pelaksanaan TMMD di Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Sebanyak 50 paket sembako, 1.000 lembar masker, 20 hand sanitizer botol serta 450 bungkus Hand Sanitizer isi ulang diserahkan langsung oleh Dandim didampingi Kasdim, Perbekel Desa Panji Anom I Made Gina dan Sekretaris Kecamatan Sukasada Komang Budiarsana.

Dandim menerangkan, pembagian paket sembako diutamakan bagi warga masyarakat yang kurang mampu dan memang membutuhkan untuk menunjang keperluan sehari-hari mereka. Sementara masker dan hand sanitizer untuk sarana kesehatan antisipasi Covid-19.

“Terlebih kondisi saat sekarang ini kita dihadapkan pada global pandemic Covid -19, yang berimbas pada berbagai pembatasan bagi aktivitas warga masyarakat,” ucap Dandim.

“Nah, dengan kegiatan pembagian sembako ini semoga akan dapat meringankan beban warga,” sebut Letkol Windra.

Sekretaris Kecamatan Sukasada Komang Budiarsana menyampaikan terimakasih atas semua kegiatan yang dilakukan selama TMMD berlangsung di tengah kewaspadaan terhadap Covid-19.

“Banyak hal sudah dilakukan di Desa Panji Anom, termasuk mengedukasi warga masyarakat untuk mengikuti segala arahan pemerintah terkait Covid-19,” kata Komang Budiarsana. (agw)

BACA JUGA:  Pintu Masuk Pantai Sanur Daijaga Ketat Petugas saat "Banyu Pinaruh"