Hindari Berkerumun, WiFi di Karangasem Dinonaktifkan

Perbekel Desa Abang, I Nyoman Sutirtayana. (foto: ist)

Beritabalionline.com – Program WiFi gratis yang dirancang Gubernur Bali, I Wayan Koster dan menyasar seluruh desa adat yang ada di Bali sangat membantu masyarakat utamanya yang ada di desa. Namun di Karangasem, sebagian besar WiFi gratis yang terpasang di balai banjar sementara dinonaktifkan.

Tujuannya adalah menghindari bergerombolnya warga masyarakat di titik tersebut saat situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Perbekel Desa Abang, I Nyoman Sutirtayana, Senin (13/4/2020) mengatakan, jaringan WiFi saat ini untuk sementara dinonaktifkan.

“Mengingat saat ini marak Covid-19 supaya kerumunan warga berkurang kami putus sambungan internet dulu biar warga tidak kumpul-kumpul,” ujarnya.

Pihaknya berharap agar hal ini dapat memutus rantai penyebaran Covid-19. “Semoga dengan hal ini bisa memutus rantai penyebaran Covid-19, meskipun di wilayah kami disini tidak ada positif. Semoga saja tidak ada yang terjangkit sampai virus ini benar-benar berlalu,” harapnya.

Hal Senada juga diungkapkan oleh Perbekel Desa Kesimpar, I Made Intaran. Ia mengatakan di Desa Kesimpar akses WiFi juga di hentikan sementara. Hal ini sudah dilakukan sejak mulai maraknya Covid -19 tepatnya sudah berjalan selama lebih dari sebulan yang lalu.

“Nah untuk menghindari penyebaran virus tersebut kami upayakan supaya warga tidak melakukan aktivitas kumpul-kumpul. Karena jika kumpul kumpul akan rentan adanya penyebaran virus Covid-19 tersebut,” ujarnya. (rls)

BACA JUGA:  Pemprov Bali Bantah Tolak Ratusan Pekerja Migran Berlabuh di Benoa