Atasi Krisis Masker, 7 Pengusaha di Karangasem Produksi APD

Ilustrasi.

Beritabalionline.com – Dari data yang masuk ke kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop dan UMKM) Karangasem, tercatat sebanyak 7 orang pengusaha di Karangasem memproduksi alat pelindung diri (APD) berupa masker.

Kepala Dinas Koperasi, dan UMKM Karangasem, Nengah Toya dikonfirmasi, Senin (13/4/2020) mengatakan, pengusaha APD tersebut tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Karangasem, Bebandem, Abang, serta Kecamatan Manggis.

“Mereka semuanya tukang jarit pakaian asli Karangasem,” ucap Toya.
Menurut Toya, data pengusaha APD itu sifatnya masih sementara. Melihat situasi yang ada saat ini kemungkinan bisa lebih dari 7 pengusaha yang sudah resmi masuk dalam buku catatan di Dinas yang dipimpinnya.

“Rata – rata pengusaha yang semula penjarit pakaian kini beralih membuat masker. Bisa jadi jumlahnya bertambah dari 7 pengusaha yang sudah kami data. Saat ini petugas kami masih terus melakukan pendataan. Makin banyak ada pengusaha APD akan semakin bagus ditengah situasi yang terjadi sekarang,” ucapnya.

Toya mengatakan, pihaknya mendata pengusaha APD yang ada di wilayahnya, sebagai antisipasi terjadinya lonjakan permintaan masker ditengah merebaknya pandemi Covid-19.

“Para pengusaha yang membuat masker itu karena inisiatif sendiri. Gagasan ini muncul karena banyak warga membutuhkan masker, sedangkan stok masker dipasar langka,” jelasnya.

Perhari, lanjut Toya, dari 7 pengusaha masker yang didata hanya mampu memproduksi masker sekitar 500 – 700 masker. (huk)

BACA JUGA:  Hari Ini, Kasus Meninggal Covid-19 di Denpasar Nihil, Pasien Sembuh 9 Orang