Pariwisata Mati Suri, DPRD Bali Usulkan Kredit Likuiditas

Ketua PHRI, Cokorda Oka Artha Ardana Sukawati bersama Gung Adhi Ardana. (foto: ist)

Beritabalionline.com – DPRD Provinsi Bali mendesak Pemerintah Provinsi Bali mengusulkan kredit likuiditas kepada Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Agar ekonomi tak mati suri kemarin kita bertemu dengan Wagub Cok Ace yang juga Ketua Recovery Bali pasca COVID -19 , guna mendorong agar mengusulkan kredit likuiditas ke pusat,” kata anggota DPRD Bali, Anak Agung Ngurah Adi Ardhana ketika dimintai keterangannya di ruang Komisi II DPRD Bali, Kamis (9/4/2020)

Dorongan ini dilakukan agar tak terjadi kekeringan likuiditas di Bali karena perhotelan yang menanggung karyawan dan biaya operasional tak mampu membayarkannya sehingga memilih memutuskan hubungan kerja atau PHK pasca wabah COVID -19.

Dengan adanya kredit likuiditas ongkos produksi hingga karyawan bisa dibayarkan walaupun tidak sepenuhnya bisa dilakukan.

“Bisa saja ditawarkan bunga murah atau perpanjangan pembayaran ini akan membantu pengusaha,” ujarnya.

Saat ini, hasil pariwisata di Bali sudah nol pendapatan alias tak ada revenue . jika dibiarkan mati suri akan membuat ekonomi Bali stagnan.

“Kredit likuiditas satu satunya solusi agar ekonomi Bali terjaga pasca COVID -19,” ujaranya. (knk)

BACA JUGA:  Bupati Suwirta Semalam Kunjungi 23 Posko Satgas Pencegahan Covid-19