Dinsos Denpasar Bantu Sembako untuk Warga Kurang Mampu

Penyerahan bantuan sembako kepada warga kurang mampu terdampak Covid-19 di Kota Denpasar. (Foto : Ist)

Beritabalionline.com – Dampak ekonomi akibat merebaknya virus corona mulai dirasakan oleh masyarakat. Tak terkecuali di Kota Denpasar. Melihat kondisi ini Pemkot Denpasar langsung bergerak cepat memberikan bantuan paket sembako kepada warganya yang terdampak akibat wabah Covid-19.

Pemberian paket sembako ini diutamakan bagi keluarga kurang mampu, kaum disabilitas, para lansia dan penyandang masalah kesejahteraan sosial lainya. Penyaluran bantuan sembako ini dilaksanakan karena menyangkut kebutuhan pokok warga, yang pelaksanaannya dilakukan dengan sistem jemput bola, pada Senoin (6/4/2020).

Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, Made Mertajaya, mengatakan, dalam pembagian sembako ini pihaknya tetap memperhatikan dan mengikuti rambu-rambu antisipasi serta protokol kesehatan Cegah virus Corona atau Covid-19. Bantuan ini merupakan program transformasi dari program raskin-rastra Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

“Tahun ini bernama Program Sembako dengan perluasan jenis komoditi yang mengandung sumber karbohidrat seperti beras, jagung, sagu, sumber protein hewani seperti telur, daging ayam, ikan, sumber protein nabati seperti tahu, tempe, kacang-kacangan dan sumber vitamin mineral seperti sayur-sayuran dan buah-buahan,” kata Mertajaya.

Ia menjelaskan, biasanya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau keluarga kurang mampu mendapat bantuan sembako setiap bulan (non tunai) sebesar Rp150.000 yang bisa ditukarkan di agen serta di e-Warong yang ditunjuk dan telah memiliki kerjasama dengan Kementerian Sosial, pemerintah kota, Dinas Sosial dan Bank Penyalur. Adapun total penerima Program Sembako di Kota Denpasar sebanyak 3.058 KPM.

Namun, untuk antisipasi dampak Covid-19, tahun ini nilai bantuannya ditambah menjadi Rp200.000. Besaran ini berlaku sementara dari mulai bulan Maret hingga Agustus 2020.

“Dalam langkah percepatan penyaluran di tengah merebaknya virus Corona, Dinas Sosial mempercepat penyaluran dengan cara jemput bola disamping kerjasama dengan e-warong yang ada,” demikian Mertajaya. (tra)

BACA JUGA:  Sepi Pembeli, Pemilik Warung Makan di Denpasar Menjerit