Jaga Jarak Bukan Lagi Imbauan Tapi Perintah, Kasus Positif Corona Bertambah Jadi 2.273

Juru Bicara Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto.

Beritabalionline.com – Kasus positif Corona atau Covid-19 di Indonesia semakin bertambah banyak. Data terbaru menunjukan penambahan 181 orang. Sehingga total hari ini, Minggu (5/4/2020), ada 2.273 kasus positif Corona di Indonesia.

Juru Bicara penanganan virus Corona atau Covid-19 Achmad Yurianto menuturkan, data itu membuktikan masih terjadi penularan virus Corona di masyarakat. Menurutnya, kunci meminimalisir penyebaran virus Corona adalah komitmen masyarakat.

“Kunci penyelesaian masalah (Covid-19) ini ada di tengah-tengah masyarakat jaga jarak sosial di dalam berkomunikasi,” ujar Yuri di Graha BNPB, Jakarta, Minggu (5/4/2020).

Menurutnya, masyarakat harus menjaga komitmen untuk jarak sosial. Sebab, menjaga jarak sosial bukan lagi sebuah imbauan, melainkan perintah.

“Menjaga jarak sosial ini sudah bukan suatu imbauan lagi, tetapi sudah dimaknai sebagai suatu perintah yang harus kita laksanakan bersama,” kata dia.

Selain menjaga jarak sosial, Yuri juga terus meminta masyarakat untuk menjalani pola hidup sehat. Yurianto menganjurkan seluruh masyarakat untuk menggunakan masker.

“Cuci tangan dengan sabun, menggunakan masker saat keluar rumah, hilangkan kebiasaan menyentuh wajah, mulut, menyentuh hidung, mata pada saat tangan kita tidak bersih. Oleh karena itu, sekali lagi, masker untuk semua,” kata dia.

Sebelumnya, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, masyarakat yang sehat dapat menggunakan masker kain untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19). Menurut dia, masker kain cukup efektif dalam menangkal corona.

“Sesuai hasil penelitian, masker kain dapat menangkal virus sebesar 70 persen,” kata Wiku dalam konferensi pers di Youtube BNPB, Minggu (5/4/2020).

Karena hanya mampu menangkal virus Covid-19 hingga 70 persen, Wiku meminta agar masyarakat tetap melakukan physical distancing atau jaga jarak antar manusia. Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar tak meninggalkan rumah apabila tak perlu.

BACA JUGA:  Pilkada 2020 Jadi Sejarah Baru Pemilu Indonesia

“Masyarakat diharapkan untuk tetap menjaga jarak saat di keramaian minimal 1 sampai 2 meter dan apabila tidak memiliki kegiatan penting di luar sebaiknya tetap tinggal di rumah,” jelasnya.

Wiku mengingatkan, agar masker kain dicuci secara rutin dengan menggunakan sabun. Untuk itu, dia menyarankan agar masyarakat mempunyai lebih dari 1 masker.

Sementara itu, masker N95 dan masker bedah diperuntukkan bagi tenaga medis. Khususnya, mereka yang merawat pasien terpapar Covid-19. (itn)