Dewan Klungkung Bersama Staf Donor Darah

Ketua DPRD AA Gde Anom melakukan pemeriksaan darah menjelang donor di gedung DPRD.(foto: ist)

Beritabalionline.com – Di tengah menipisnya stok darah pada Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Klungkung, dewan di Klungkung bersama staf sekretariat dewan melakukan donor darah, Jumat (3/4/2020).

Kegiatan kemanusiaan ini dilaksanakan untuk menyuplai ketersediaan darah PMI Klungkung, yang semakin menipis pasca diberlakukannya kebijalan social distance untuk penanggulangan wabah Covid-19.

Ketua DPRD Klungkung AA Gede Anom menjelaskan, donor darah yang dilakukan oleh staf  sekretariat dewan serta anggota DPRD Klungkung sebagai bentuk kepedulian di tengah krisis stok darah yang dialami PMI.

“Kegiatan itu merupakan inisiatif dewan, ditengah semakin menepisnya stok darah di Klungkung disaat kebijakan social distance. Ini bentuk kepedulian kami di tengah suasana seperti sekarang ini dimana focus kita pada penanganan pandemi Covid-19. Tapi persoalan lain (stok darah) juga harus tetap mendapat perhatian,” tandas Ketua DPRD AA Gde Anom.

Politisi senior PDIP ini tidak menarget jumlah darah yang didapat dari kegiatan itu, mengingat kegiatan tersebut murni kemanusiaan disamping situasi yang tidak memungkinkan untuk mengumpulkan pegawai dalam jumlah banyak paska keluarnya kebijakan pemerintah soal pembatasan jarak akibat dampak merebaknya pandemi Covid-19.

” Ini sistemnya jemput bola. PMI sudah memiliki mobil dengan fasilitas yang memungkinkan donor darah bisa dilakukan dimana saja,” ungkapnya seraya mengajak komponen masyarakat lainnya, ikut peduli menjadi pendonor secara suka rela.

“Jika tidak memungkinkan datang ke Unit Transfusi Darah di RSUD Klungkung, cukup hubungi PMI di Klungkung. Nantinya PMI Klungkung akan jemput bola untuk mengambil darahnya. Tapi tetap diingat imbauan pemerintah, menjaga jarak ditengah pandemi Covid-19. Semoga semuanya berlalu, masyarakat bisa kembali mendonorkan darahnya ramai-ramai, dan mereka yang membutuhkan dapat terbantu,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Pemprov Bali Sosialisasikan Pergub Busana Adat dan Bahasa Bali Kepada Pelaku Usaha

Menurutnya dalam kondisi seperti saat ini semua pihak harus saling bekerjasama. “Di tengah pembatasan jarak, aktivitas masyarakat juga kena imbas, sementara kebutuhan darah setiap harinya masih tetap jalan. Maka dari itu saya mengetuk kepedulian semua pihak, menyumbangkan darahnya, setetes darah sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” demikian AA Gde Anom.

Sementara Ketua PMI Klungkung I Made Kasta menyambut baik inisiatif DPRD Klungkung melakukan donor darah, disaat ketersediaan darah di Klungkung kian menipis. ” Himbauan kami kemarin direspon cepat oleh DPRD dan Kodim Klungkung, yang hari ini langsung melakukan donor darah untuk memenuhi kebutuhan darah di Klungkung,” ungkap Made Kasta yang juga Wabup Klungkung. (huk)