Pencurian Libatkan Oknum ABG di Denpasar Marak, Ini Upaya Dilakukan Polisi

Lima ABG pelaku pencurian di SD Negeri 13 Pedungan serta mencuri sepeda motor. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Di wilayah Denpasar belakangan ini kerap terjadi tindak pidana pencurian dengan pelaku anak di bawah umur. Mirisnya lagi, sebagian pelaku masih berstatus pelajar atau anak baru gede (ABG).

“Belum marak, tapi memang kita sempat mengamankan beberapa pelaku yakni pelaku curanmor, pencurian di sekolah dan curat, dengan pelaku di bawah umur,” kata Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, Kamis (2/4/2020) di Denpasar.

Kasat menyebut aksi yang dilakukan oleh para pelaku tak lebih dari kenakalan remaja biasa. Namun demikian lanjutnya, kasus tersebut tetap diproses hukum dengan tetap mengacu pada Undang-undang Perlindungan Anak.

Disinggung upaya kepolisian untuk menekan aksi kejahatan yang dilakukan pelaku di bawah umur, mantan Kapolsek Kuta Utara ini menyatakan akan menggandeng humas maupun jajaran lainnya di Polresta Denpasar.

“Kita di Reskrim hanya penindakan, namun untuk mencegah kejahatan, apalagi pelaku berstatus pelajar, kita menggandeng humas untuk datang ke sekolah-sekolah guna melakukan sosialisasi dan lainnya,” tegasnya.

Sebelumnya, Resmob Satreskrim Polresta Denpasar menangkap lima anak di bawah umur berinisial IMR (15), AWR (16), MW (16), JR (16) dan KBTP (17).

Kelima pelaku diciduk petugas karena membobol SD Negeri 13 Pedungan di Jalan Gelogor Carik, Kelurahan Pemogan, Denpasar Selatan. Selain itu, pelaku yang sebagian berstatus pelajar ini juga mencuri sepeda motor, dan mencuri di sebuah warung.

“Pelaku masuk gedung sekolah dengan cara melompat pagar lalu merusak pintu ruangan TU dan mengambil laptop,” Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Anom Putu Gede Danujaya, Selasa (31/3/2020).

BACA JUGA:  Bobol SD dan Curi Motor, 5 ABG Diringkus Polisi

Aksi pencurian baru diketahui ketika satpam sekolah bernama I Nyoman Subagia datang ke sekolah dan melihat pintu ruang TU rusak, Sabtu (28/3/2020) sekitar pukul 07.00 WITA.

Beberapa bulan sebelumnya, polisi juga menangkap 14 ABG karena melakukan aksi begal di seputaran wilayah Denpasar, Senin (20/1/2020) dini hari.

Mereka masing-masing berinisial IGKMP (17), DPP (17), MRS (16), IGKD (16), IGBRPS (16), KAB (15), IGYP (15) GM (15), SAS (15), JDKP (14), KA (14), IGM (14), IPBWPP (14) dan KBM (13).

Dari hasil pemeriksaan, pelaku yang tergabung dalam geng motor Dongky ini mengaku sudah 5 kali menjalankan aksinya. (agw)