Hasil Rapid Test Menunjukkan 114 Pekerja Migran Dinyatakan Negatif

Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra didampingi Kalaksa BPBD Bali Made Rentin saat lakukan inspeksi. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra selaku Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 melakukan inspeksi di kedua tempat karantina yang ditempati Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Dua tempat karantina tersebut yakni UPTD Balai Pelatihan Kesehatan dan Masyarakat (Bapelkesmas) Bali di Biaung, Denpasar dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bali di Jalan Hayam Wuruk No.152 Denpasar.

“Inspeksi dilakukan untuk memastikan bahwa tempat karantina layak, cukup dalam penyediaan logistik dan sarpras, serta cepat dalam proses rapid test,” kata Kalaksa BPBD Bali Made Rentin saat mendampingi Sekda, Rabu (1/4/2020) di Denpasar.

Rentin menerangkan, di UPTD Bapelkesmas terdapat 58 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tiba tadi malam. Sedangkan di BPSDM sebanyak 56 orang PMI.

“Pagi tadi dilakukan rapid test dan semuanya dinyatakan negatif, baik yang di UPTD Bapelkesmas maupun yang di BPSDM,” jelasnya.

Dikatakan, sesuai amanat protokol karantina bahwa tehadap PMI yang hasil rapid tesnya negatif, dan yang bersangkutan membawa Sertifikat Kesehatan (Health Certificate), maka dibolehkan pulang.

“Nantinya setiba di tempat tinggalnya mereka disarankan untuk melaporkan diri kepada Satgas di Desa, serta harus melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing,” ucap Rentin. (agw)

BACA JUGA:  Ombudsman Sebut Pengaduan Masyarakat Terkait Layanan PLN Menurun