Seorang Remaja Putri di Denpasar Meninggal, Ibu Korban Sebut Anaknya Kena Santet

Jenazah korban, Bela Nurcahyani saat dievakuasi petugas. (foto : Ist)

Beritabalionline.com – Tangis Istianah (39) tak terbendung. Wanita yang tinggal di Jalan Tegal Wangi II, Gang Cempaka Sari No. 7 B Sesetan, Denpasar Selatan ini baru saja kehilangan anaknya bernama Bela Nurcahyani (19).

“Korban meninggal dalam perjalanan pulang ke kosnya, sebelumnya korban diantar ibunya,” kata Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Nyoman Wirajaya, Sabtu (28/3/2020) di Denpasar.

Dari keterangan Istianah, anaknya menderita sakit sudah sejak tiga tahun lalu. Ia menduga anaknya sakit karena santet.

Oleh Istianah, korban yang tinggal di Banyuwangi ini dibawa ke Bali, Minggu (16/2/2020). Korban lalu dibawa berobat ke seorang dukun di Jalan Sekar Sari nomor 25, Denpasar Timur.

“Saksi sudah mengajak korban berobat kesana sebanyak empat kali,” terang Kapolsek.

Sebelum meninggal, korban diajak ibunya kembali berobat, Sabtu (28/3/2020) sekitar pukul 07.00 WITA. Karena sakitnya sudah parah, oleh sang dukun saksi dan anaknya diminta untuk pulang.

Sang dukun juga ikut mengantar. Namun dalam perjalanan pulang, korban meninggal dunia di simpang Pemelisan Suwung Batan Kendal, Denpasar Selatan.

Kendati demikian, jenazah korban tetap dibawa ke kos. Tak berselang lama, petugas kepolisian yang menerima laporan mendatangi rumah kos tersebut guna melakukan pemeriksaan.

“Korban tidak memiliki riwayat demam, batuk, pilek, dan sesak nafas. Setelah olah TKP, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit,” jelas Kapolsek. (agw)

BACA JUGA:  Dihantam Corona, Kawasan Wisata Legian Mati Suri, Ground Zero Dikunci