Deskreditkan Pemerintah Terkait Penanganan Corona, Advokat Asal Buleleng Ditangkap Polisi

Pemilik akun Agus Adi dirantai kaki dan tangannya saat diamankan di Mapolres Buleleng. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Satreskrim Polres Buleleng menangkap pemilik akun facebook Agus Adi. Pria yang belakangan diketahui berprofesi sebagai advokat ini ditangkap karena mendeskreditkan pemerintah.

“Yang bersangkutan mengunggah di media ekektronik melakukan ujaran kebencian, penghinaan dan pencemaran nama baik terhadap pemerintah dalam hal ini Presiden, Kapolri dan Gubernur Bali,” kata Direktur Ditreskrimum Polda Bali Kombes Pol. Andi Fairan kepada awak media di Denpasar, Sabtu (28/3/2020).

Kasus ini berawal ketika ia hendak mencari keperluan adat untuk orangtuanya yang meninggal dunia, Kamis (26/3/2020).

Saat itu kendaraannya tidak bisa melintas karena dilakukan penutupan jalan oleh pecalang dan wakil klian desa adat Banyuasri, Buleleng.

“Di sana terjadi adu argumen antara yang bersangkutan dan pecalang desa adat Banyuasri. Kemudian Gusti Adi bicara tidak jelas kemudian mendeskriditkan pemerintah bahwasannya pemerintah tidak becus,” jelas Kombes Andi Fairan.

Tidak itu saja, karena kesal tersangka lalu mengeluarkan kata-kata tidak pantas sembari live di akun facebook miliknya.

Anggota Polres Buleleng yang melakukan patroli siber kemudian menemukan adanya unggahan di facebook milik tersangka yang menyatakan pemerintah mengeluarkan instruksi atau imbauan tidak berdasar.

Sehari berselang, Gus Adi ditangkap petugas kepolisian dengan dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Buleleng saat ia berada di rumahnya di Desa Panji Dauh Pura, Buleleng, Jumat (27/3/2020). (agw)

BACA JUGA:  Sebelum Bobol Rumah Kosong, Dewa Putu Beraksi di Warung Nasi Campur