Belum Terdampak Corona, Harga Stabil, Stok Sembako Dua Bulan Kedepan Aman

Monitoring bahan sembako oleh TPID Klungkung.(foto: ist)

Beritabalionline.com – Stok bahan sembako di Kabupaten Klungkung dalam dua bulan kedepan masih aman. Pun harga komoditi pangan secara umum relatif stabil. Itu diketahui setelah TPID melakukan monitoring bersama jajaran Polres Klungkung, Kamis (19/3/2020).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Klungkung Ni Luh Ketut Ari Citrawati menjelaskan, dari hasil pantauan beberapa toko, pihaknya menyimpulkan stok bahan pangan terutama beras, gula pasir, minyak goreng mencukupi kebutuhan selama 1 sampai 2 bulan ke depan. Rata-rata stok beras yang dimiliki saat ini antara 10 sampai dengan 30 ton. “Stok beras di Kantor Gudang Bulog Banjarangkan ada sebanyak 33,5 ton, dengan harga Rp. 8.100 per kilogramnya,” ujar Ni Luh Ketut Ari Citrawati.

Dari segi harga komoditi, secara umum harga bahan pangan di tingkat eceran relatif stabil dibandingkan minggu sebelumnya. Tapi ada beberapa   komoditas yang cenderung mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan setiap harinya, yaitu cabai rawit merah. Pada tanggal 16 Maret harganya mencapai Rp 42.000 per kilogram. Sementara, Kamis (19/3) harganya meningkat menjadi Rp 47.000 per kilogram. Kondisi ini diakibatkan terbatasnya pasokan baik dari luar pulau maupun produksi lokal.

Harga buah-buahan, terutama buah import mengalami kenaikan harga antara Rp 2.000 sampai dengan Rp 5.000 per kilogramnya. Sementara buah lokal  tersedia cukup banyak dipasaran dan harganya stabil. “Harga gula pasir ditingkat pengecer harganya masih cukup tinggi Rp 18.000 per kilogram. Kondisi ini telah terjadi sejak bulan Pebruari lalu akibat pasokan yang   terbatas,” tandas Citrawati.

Dari hasil koordinasi dengan jajaran Polres Klungkung, belum ditemukan adanya  indikasi penimbunan. “Kami tadi turun juga dengan petugas kepolisian dan tidak ada indiksi penimbunan komoditi maupun panik buying di Klungkung,” jelas Ari Citrawati didampingi Kabag Perekonomian dan SDA I Nyoman Susanta, Kasubag Perekonomian Tjok Istri Wiradnyani dan Kasi Pembinaan Usaha Perdagangan Gusti Ayu Sri Wahyuni. (huk)

BACA JUGA:  Sekda Bali Ajak Generasi Muda Teruskan Ajaran Sang Proklamator