Pengelingsir Puri Peguyangan Dukung Kebijakan Pemprov Bali Terkait Pawai Ogoh-ogoh

Pengelingsir Puri Peguyangan Anak Agung Ngurah Gde Widiada. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Mencegah merebaknya virus corona, Pemerintah Provinsi Bali bersama Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali, Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali mengeluarkan kebijakan yang tertuang dalam Surat Edaran Pelaksanaan Rangkaian Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1942 di Bali.

Salah satu isi surat edaran yakni terkait pengarakan ogoh-ogoh, di mana dalam pelaksanakan dapat dilakukan, Selasa (24/3/2020) dari pukul 17.00 sampai dengan pukul 19.00 WITA.

Sedangkan tempat pelaksanaan hanya di Wewidangan Banjar Adat setempat dan sebagai penanggung jawab adalah Bandesa Adat dan Prajuru Banjar Adat setempat atau sebutan lain agar berjalan dengan tertib dan disiplin.

“Titiang (saya) berterimakasih kepada bapak Gubernur dan Parisada, yang akhirnya bisa tegas mengeluarkan surat edaran, walau kita sadar niki sungguh pahit,” kata Ketua Fraksi NasDem-PSI DPRD Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gde Widiada, Rabu (18/3/2020) di Denpasar.

Pengelingsir Puri Peguyangan ini juga setuju jika ogoh-ogoh tidak dipawaikan namun cukup ditaruh di banjar dan dipamerkan sebagai hasil karya seni.

Namun demikian pemerintah diharapkan memberi reward kepada semua ogoh-ogoh yang sudah dibuat sebagai bentuk menghargai kreatifitas generasi muda.

“Mungkin pemikiran saya tidak populer. Tapi ini sebagai bentuk keperdulian dan wujud cinta kemanusiaan. Kita bukan ahli tentang virus corona, tapi sebagai wakil rakyat yang selalu mengikuti perkembangan, kami melihat kepanikan masyarakat dunia,” ucapnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua DPW Partai NasDem Bali Bidang Pendidikan Politik dan Kultural ini juga menyoroti mahalnya harga dan kelangkaan masker di lapangan.

“Numbas (beli) masker aja susahnya setengah mati karena di mana-mana habis. Terkait ini pemerintah harus cepat hadir dengan info yang lebih transparan,” ujarnya. (agw)

BACA JUGA:  Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, TNI Gencarkan Sosialisasi Prokes