Kemdikbud Tegaskan UN 2020 Sesuai Jadwal dengan Memperhatikan Protokol Kesehatan

Plt. Kepala Badan Penelitian, Pengembangan, dan Perbukuan Kemendikbud Totok Suprayitno. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) tetap menjadwalkan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2020 yang akan dimulai pada pertengahan Maret ini.

“Tentunya dengan memperhatikan protokol kesehatan yang tertuang dalam Surat Edaran Mendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang tentang Pencegahan Corona Virus Disease (COVID-19) pada satuan pendidikan, dan informasi lainnya dari Kementerian Kesehatan,” ucap Plt. Kepala Badan Penelitian, Pengembangan, dan Perbukuan Kemdikbud Totok Suprayitno dalam siaran persnya, Jumat (13/3/2020).

Totok mengatakan, selama penyelenggaraan ujian siswa sekolah diharapkan menghindari kontak fisik langsung seperti bersalaman dan cium tangan selama dan sesudah ujian, serta mengimbau para peserta didik untuk tidak saling meminjam alat tulis atau peralatan lain.

“Selain itu, warga sekolah disarankan mencuci tangan menggunakan air dan sabun atau pencuci tangan lain berbasis anti kuman sebelum dan sesudah ujian,” kata Totok.

“Saya berharap juga agar peserta ujian tidak memaksakan hadir di sekolah bagi yang memiliki keluhan sakit dengan gejala demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan dan sesak napas karena dapat menggantinya pada waktu yang lain,” sambungnya.

Jika ditemukan siswa yang mengalami gejala infeksi COVID-19, kepala sekolah hendaknya segera meminta siswa tersebut memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Dan apabila terdapat kasus dalam jumlah besar, kepala sekolah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan setempat,” terangnya.

Di sisi lain, pihak sekolah diimbau untuk memastikan ketersediaan alat pembersih sekali pakai di depan ruang ujian, serta membersihkan ruang ujian sebelum dan sesudah digunakan untuk setiap sesi UN.

“Pembersihan dilakukan menggunakan disinfektan untuk seluruh lokasi yang digunakan oleh peserta UN, seperti handel pintu, saklar lampu, komputer, papan tik (keyboard), mouse, kursi, meja, dan alat tulis,” ucapnya.

BACA JUGA:  Listrik Kota Gianyar Padam Akibat Layangat Nyangkut

Totok lantas menjelaskan tahun 2020 merupakan UN terakhir yang nantinya akan diganti dengan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) mulai tahun 2021. UN 2020 tetap berjalan di jenjang akhir SD, SMP/MTS, SMA/MA, dan SMK.

“Pelaksanaan UN Tahun 2020 berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana menjadi maju sepuluh hari,” tegasnya.

Waktu pelaksanaan UN telah ditetapkan untuk tingkat SMK pada tanggal 16 hingga 19 Maret, SMA/MA 30 Maret hingga 2 April, SMP tanggal 20 sampai dengan 23 April, Paket C tanggal 4 sampai 7 April, dan Paket B tanggal 2 hingga 4 Mei 2020.

Bagi siswa yang terpaksa tidak dapat mengikuti UN sesuai dengan jadwalnya dapat mengikuti UN susulan dengan alasan yang valid. Jadwal UN susulan juga telah ditetapkan yaitu, untuk tingkat SMA/MA dan SMK pada tanggal 7 sampai 8 April, SMP tanggal 29 hingga 30 April, Paket C pada tanggal 18 sampai 19 April, dan Paket B pada tanggal 9 sampai dengan 11 Mei. (agw)