Bali Masih Jadi “Surga” Narkoba

Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol. Putu Suastawa (dua dari kanan) menunjukkan barang bukti ganja hasil pengungkapan peredaran narkoba. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Peredaran narkotika di Bali masih tinggi. Ini dapat dilihat dengan maraknya pengiriman narkoba dari luar untuk diedarkan di wilayah Bali.

“Tidak hanya sabu, untuk ganja di Bali juga sangat tinggi peminatnya. Itu kenapa upaya pengiriman narkoba ke Bali masih sering terjadi,” kata Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa, Jumat (13/3/2020) di Denpasar.

Dari data yang ada, di bulan Januari, BNNP Bali menyita ganja seberat 28,544 kilogram. Ganja asal Aceh tersebut dikirim melalui kantor jasa pengiriman barang. Satu pelaku bernama Criswandy Ambarita (29) ditangkap dalam kasus tersebut.

Bulan Februari, petugas BNNP Bali mengamankan 1,7 kilogram sabu yang dikirim dari Medan, Sumatera Utara. Dua kurir narkoba bernama Putri Sinta Liliana (27) dan Ikaria Suci Rahmadhania (22) digelandang ke kantor BNNP Bali.

Di bulan Maret, tim Pemberantasan BNNP Bali kembali menangkap kurir narkoba bernama Untung Harianto (39) asal Surabaya, Jawa Timur.

Dari tangan pria yang sudah tiga kali mendekam di penjara atas kasus narkoba, petugas BNNP Bali mengamankan barang bukti ganja seberat 8 kilogram yang dikirim dari Medan, Sumatera Utara.

“Peredaran sabu dan ganja sudah berimbang, jadi perlu kita ingatkan agar masyarakat di Bali untuk lebih mawas diri,” ucap Brigjen Pol. Gede Suastawa. (agw)

BACA JUGA:  Datangi Kantor DPRD Bali, Pekerja Hotel Tuntut Penghentian PHK