Sasar Perajin Start Up, Dekranasda Kota Denpasar Rancang Inovasi

Rapat rutin pengurus dan evaluasi kegiatan Dekranasda di Gedung Santi Graha. (foto : Ist)

Beritabalionline.com – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Denpasar terus berupaya mempromosikan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Selain memfasilitasi dengan ikut dalam setiap pameran, kali ini Dekranasda Kota Denpasar kembali merancang inovasi dan program dengan menggelar pembinaan yang menyasar perajin baru (start up) untuk dibina dan dipersiapkan dalam ajang pameran tingkat nasional.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah kota Denpasar, Ny. IA. Selly D. Mantra saat disela rapat rutin pengurus Dekranasda dan evaluasi kegiatan Dekranasda, Rabu (11/3/2020) di Gedung Santi Graha, Denpasar.

Untuk melakukan pembinaan kepada perajin start up diperlukan sinergi program dengan OPD Pemkot Denpasar, dimana perajin yang akan diikutsertakan, hendaknya diseleksi terlebih dahulu dan kemudian dibina atau dimonitoring.

“Nantinya diutamakan perajin yang baru dan perlu dukungan untuk promosi dimana para OPD diminta membantu semua perajin start up ini dari segala pembinaan, terutama pembinaan dalam bidang desain produk kemasan/packaging dan cara untuk promosi menjual produk mereka, karena masih banyak perajin yang belum tau cara memasarkan produk yang mereka buat,” ungkap Selly Mantra.

Dijelaskan, Dekranasda selalu melakukan evaluasi secara rutin guna melakukan langkah-langkah meningkatkan produk UMKM lewat berpameran terintegrasi. Hal ini sudah dilakukan dari tahun ketahun, dan tahun ini kembali dikemas yang melibatkan sinergitas program dari Bagian Perekonomian Setda Kota Denpasar, Dinas Koperasi dan UKM Denpasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perijinan serta Dinas Periwisata Denpasar.

Untuk itu, lanjut Selly Mantra, dari OPD yang membidangi masing-masing perajin dapat disinergikan dalam satu ruang promosi produk UMKM. Tidak hanya dalam kegiatan berpameran di tingkat daerah seperti Sanur Village Festival, Denpasar Festival yang melibatkan perajin dalam kegiatan berpameran di tingkat nasional secara bergiliran.

BACA JUGA:  Lepas Peserta Jambore, Cok Ace: Jaga Nama Bali

Sementara Sekretaris Dekranasda Denpasar yang juga Kabag Ekonomi Setda Kota Denpasar, Made Saryawan mengatakan bahwa perkembangan produk UMKM Denpasar juga dilakukan lewat sinergitas OPD Pemkot Denpasar.

Sementara data menyebutkan, jumlah Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kota Denpasar ada 31.288 unit tersebar di empat kecamatan. Dengan rincian, untuk klasifikasi mikro berjumlah 30.050 unit, kecil berjumlah 682 unit, dan menengah 556 unit. (tra)