Cegah Penyebaran Covid-19, Sekolah di Denpasar Galakkan PHBS dan CTPS

Kadisdikpora Kota Denpasar, Wayan Gunawan. (foto : Ist)

Beritabalionline.com – Pihak sekolah yang ada di Kota Denpasar merespons dengan cepat instruksi Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra untuk menyosialisasikan kepada para anak didik di sekolah agar mengggalakkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan dan cuci tangan pakai sabun (CTPS), sebagai upaya  mencegah merebaknya Covid-19 atau yang dikenal dengan virus corona.

Para pelaku pendidikan di sekolah, mulai dari siswa, guru dan pegawai diwajibkan melakukan cuci tangan pakai sabun sebelum atau sesudah melakukan aktivitas di lingkungan sekolah.

Kadisdikpora Kota Denpasar, Wayan Gunawan yang dikonfirmasi di Denpasar pada Kamis (12/3/2020) menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak sekolah di Denpasar yang sudah melakukan upaya mitigasi Covid 19 di sekolahnya masing masing. “Upaya ini hendaknya terus dilanjutkan,” pintanya.

Menurut Gunawan, mitigasi antisipasi virus corona tersebut menggunakan tiga alat, yakni alat pendeteksi suhu tubuh, penyemprotan disenfektan dan washtafel untuk mencuci tangan setiap jam istirahat.

‘’Khusus alat deteksi suhu tubuh, dilakukan untuk mengantisipasi adanya peningkatan suhu tubuh siswa maupun warga sekolah lainnya sebelum masuk kelas atau memulai aktivitas di sekolah,’’ ujarnya.

Ia juga mengimbau warga sekolah untuk membiasakan pola hidup bersih di lingkungan sekolah dan di rumah masing-masing, guna memutus rantai penyebaran virus corona. Jika terdeteksi suhu tubuh yang tidak seperti biasanya atau naik, dia menyarankan agar segera dikontak Call Center 112.

Dari Call Center 112 selanjutkan akan kontak petugas Damakesmas. Kemudian petugas akan datang untuk melakukan proses sesuai prosedur.

Selain deteksi suhu tubuh warga sekolah, kata Gunawan, pihak sekolah di Denpasar sudah melakukan penyemprotan disinfektan di ruang kelas. Penyemprotan ini untuk mensterelisasi ruang kelas sebelum ditempati siswa dan guru untuk proses belajar mengajar.

BACA JUGA:  Polisi Sebut WNA Sekarat di Jalan Imam Bonjol Akibat Konsumsi Miras

Ia juga mengimbau sekolah yang menerima tamu dari negara asing utama yang terpapar virus corona agar memperhatikan SOP yang dikeluarkan oleh pemerintah. ‘’Kita harus bersama-sama melakukan langkah antisipasi,’’ harapnya.

Merujuk surat edaran Mendikbud No. 3/2020 tentang Pencegahan Covid-19 pada Satuan Pendidikan, Gunawan mengingatkan warga satuan pendidikan untuk menghindari kontak fisik langsung (bersalaman, cium tangan, berpelukan, dan sebagainya), menunda kegiatan yang mengumpulkan banyak orang atau kegiatan di lingkungan luar satuan pendidikan (berkemah, studi wisata), dan membatasi tamu dari luar satuan pendidikan. warga satuan pendidikan dan keluarga yang berpergian ke negara-negara terjangkit yang dipublikasikan Badan Kesehatan Dunia (WHO). (tra)