Antisipasi Covid-19, Menag Minta PPIU untuk Sementara Tidak Buka Pendaftaran Umroh

Menag Fachrul Razia saat kunjungan ke Kantor Kemenag Provinsi Bali. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Merebaknya virus corona atau Covid-19 membuat negara-negara di dunia melakukan antisipasi dengan memperketat kunjungan, termasuk pula pemerintah Arab Saudi.

Dampak pengetatan kunjungan tak ayal membuat umat islam di Indonesia batal berangkat umroh karena pemerintah Arab Saudi menyetop kedatangan jemaah umroh hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan.

“Kita selalu komunikasi dengan pemerintah Arab Saudi, namum sampai saat ini belum ada keputusan,” kata Menteri Agama (Menag) Fachrul Razia saat melakukan kunjungan ke Kantor Kemenag Provinsi Bali di Denpasar, Kamis (12/3/2020).

Terkait persoalan tersebut, Kementerian Agama lantas mengimbau kepada Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) agar tidak membuka pendaftaran umroh untuk sementara waktu.

“Kita sarankan kepada PPIU untuk tidak membuka pendaftaran dulu agar tidak terlalu banyak, sampai nanti dibuka kembali,” terang Menag.

Disinggung jumlah jemaah yang batal berangkat umroh, Menag mengaku tidak hapal. Namun informasi diperoleh jumlah jemaah Indonesia batal umroh karena larangan sekitar 50 ribu hingga 60 ribu jemaah.

Meski demikian, Menag Fachrul Razia menegaskan bahwa untuk pemberangkatan jemaah haji tahun 2020, Kementerian Agama tetap melakukan persiapan-persiapan. (agw)

BACA JUGA:  Gandeng Awak Media, Dandim Bangli Salurkan Sembako untuk Warga Desa Subaya