Terungkap, Kurir 8 Kilogram Ganja Tiga Kali Pernah Dipenjara

Kurir 8 Kg ganja saat diamankan petugas BNNP Bali. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Kurir narkoba bernama Untung Harianto (39) ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali. Dari tangan pria asal Surabaya, Jawa Timur ini petugas menyita 8 kilogram ganja.

“Pelaku merupakan residivis dalam kasus yang sama. Anggota kita di lapangan perlu waktu satu minggu untuk dapat mengungkap kasus ini,” kata Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa, Rabu (11/3/2020) di Kantor BNNP Bali, Denpasar.

Brigjen Suastawa menerangkan, pelaku merupakan pemain lama di dunia bisnis narkotika. Sebelum ditangkap BNNP Bali, satu kali yakni tahun 2008 ia diringkus Polda Bali, dan dua kali yaitu 2013 dan 2017 dibekuk Polresta Denpasar.

“Pekerjaan pelaku sehari-hari ya hanya menjadi pengedar narkoba,” terangnya.

Terungkapnya kasus bermula ketika tim Pemberantasan BNNP Bali menerima informasi pengiriman ganja dari Medan, Sumatera Utara ke Bali.

Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan mendapati alamat penerima paket yakni sebuah toko oleh-oleh khas Bali di Jalan Raya Kuta, Badung.

“Kita lalu mendatangi toko oleh-oleh tersebut, dan menemui salah satu karyawan yang namanya tercantum sebagai penerima barang,” terang Brigjen Suastawa.

Dari pengakuan, paket berupa karung beras itu dikatakan milik temannya. Karyawan perempuan tersebut mengaku tidak mengetahui isi di dalam paket.

Saat pelaku datang, Senin (9/3/2020) sekitar pukul 12.30 WITA, petugas membiarkan hingga pelaku keluar dari dalam toko oleh-oleh. Ketika pelaku hendak pergi, petugas langsung menangkapnya.

Ketika dilakukan penggeledahan, dari dalam karung ditemukan 8 paket ganja seberat 8 kilogram brutto atau 7.931,17 gram netto yang dikemas menggunakan lakban warna coklat dan ditumpuk di antara pakaian bekas.

“Pelaku mengakui ganja tersebut miliknya. Rencananya ganja akan diedarkan ke wilayah Bali,” jelas Kepala BNNP Bali.

BACA JUGA:  Terlilit Ekonomi, Harilia Nekat Jadi Pengedar Sabu dan Ekstasi

Pelaku dijerat Pasal 111 ayat (2) Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara 12 tahun. (agw)