Melawan saat Ditangkap, Dua Residivis Dilumpuhkan dengan Timah Panas

Kedua pelaku saat diamankan di Polda Bali. (foto : ist)
Beritabalionline.com – Dua pria pelaku pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) bernama Agustinus Mone (20) dan Oktavianus Dawa (28) ditembak polisi karena melawan saat hendak diamankan.
“Mereka ini residivis. Keduanya terpaksa kita ambil tindakan tegas dengan menembak kakinya karena mencoba kabur dan melawan saat ditangkap,” kata Direktur Reskrimum (Dir Reskrimum) Polda Bali, Kombes Andi Fairan, Jumat (6/3/2020) di Denpasar.
Penangkapan terhadap pelaku berawal dari laporan masyarakat terkait aksi pencurian di rumah kos wilayah Denpasar dan Badung.
Selain mengambil barang di dalam kamar seperti handphone dan barang lain, pelaku juga menggasak sepeda motor milik para korban.
“Mereka beraski dalam rentan waktu pukul 03 dini hari hingga pukul 06 pagi ketika penghuni kos sedang tidur,” terang Kombes Andi Fairan.
Berdasarkan laporan para korban, tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali melakukan penyelidikan dan berhasil melecak keberadaan Agustinus.
Pelaku akhirnya ditangkap di sebuah proyek di Desa Canggu, Kuta Utara, Badung, Kamis (5/3/2020) sekitar pukul 18.00 WITA. Giliran Oktovianus ditangkap saat bekerja di sebuah proyek di Jalan Yudistira, Desa Mas, Ubud, Gianyar.
“Hasil interogasi, kedua pelaku mengatakan sudah beraksi di enam TKP berbeda,” ucap Dirkrimum.
Dari tersangka, polisi menyita barang bukti berupa enam handphone, dompet, motor Scoopy DK 6430 EK, Mio Soul tanpa nopol, Jupiter DK 6912 AW (palsu), sembilan kunci motor, tiga STNK dan satu buah BPKB.
“Saat ini kami masih melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti lainnya,” tegas Kombes Andi Fairan. (agw)
BACA JUGA:  Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah di Disdikpora Badung Dihentikan, Ini Alasannya