DPRD Karangasem Ajukan Ranperda Inisiatif Tentang Perlindungan Petani dan Nelayan

Dewan bersama eksekutif Karangasem bahas Ranperda.(foto: ist)

Beritabalionline.com – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Karangasem serahkan dua usulan rancangan peraturan daerah (Ranperda) Perlindungan dan Pemberdayaan Petani dan Perda Perlindungan dan Permberdayaan Nelayan dalam sidang paripurna yang berlangsung Selasa (3/3/2020) di gedung DPRD Karangasem.

Anggota DPRD Karangasem I Wayan Pura Arnawa memprakarsai penyampaikan usulan  agar DPRD Karangasem dan eksekutif  memberikan perlindungan kepada petani dan nelayan.

Pura Arnawa anggota Fraksi PDIP asal Seraya Timur itu  mengajukan Ranperda tentang perlindungan dan pemberdayaan petani, serta perlindungan nelayan.

Petani dan Nelayan sebagai pelaku pembangunan perlu diberikan perlindungan dan pemberdayaan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan yang merupakan hak dasar setiap orang guna mewujudkan kedaulatan pangan secara berkelanjutan.

“ Dalam menyelenggarakan pembangunan, petani dan nelayan mempunyai peran sentral dan memberikan kontribusi besar oleh sebab itu penting memberikan perlindungan dan pemberdayaan kepada petani dan nelayan khususnya yang ada di Kabupaten Karangasem,” kata Pura Arnawa.

Setelah membacakan materi, rancangan perda tersebut kemudian diserahkan secara langsung oleh Wakil Ketua DPRD Karangasem, I Nengah Sumardi yang memimpin jalannya rapat paripurna kepada Bupati Mas Sumatri.

Bupati Mas Sumatri mengatakan, kedua ranperda tentang perlindungan dan pemberdayaan petani dan nelayan itu sangat bagus. ‘’Bagus, bagus,’’ ucap Mas Sumatri.

Pihaknya menyambut baik atas kedua Ranperda prakarsa DPRD Karangasem itu. Pemerintah Karangasem juga berkomitmen untuk bersama sama mewujudkan  perlindungan kepada petani dan nelayan di Karangasem.

“Kami pemerintah kabupaten karangasem menyambut baik Ranperda tentang perlindungan petani dan nelayan, karena sebagaian besar masyarakat kita berada di sektor itu,” kata Mas Sumatri.

Sementara itu, dalam rapat paripurna tersebut juga mengesahkan tiga Ranperda yang sudah selesai dibahas diantaranya Perda Penyelenggaraan cadangan pangan daerah, Perda Pengangkatan dan pemberhentian Kaling, serta Perda Susunan tata kerja BPBD Karangasem.

BACA JUGA:  KM Bandar Nelayan Bocor di Samudera Hindia, 19 ABK Dievakusi ke Benoa

Rapat paripurna di gedung DPRD yang dihadiri sejumlah anggota DPRD Kabupaten Karangasem, Bupati Karangasem, Forum koodinasi pimpinan daerah Kabupaten Karangasem, Staff ahli, para asisten dan para kepala OPD dijajaran lengkap Kabupaten Karangasem berakhir pada pukul 14.30 Wita.(knk)